Hukum & Kriminal

1 Kg Ganja Kering Diamankan dari Warga Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung merilis kasus pengungkapan narkoba. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satnarkoba Polres Mojokerto berhasil mengamankan 12 tersangka dalam kurun waktu mulai tanggal 3 Maret sampai 9 Maret 2020. Dari 12 tersangka tersebut, pengungkapan barang bukti yang cukup besar dari satu tersangka Suwaji (37) yakni 1 kg ganja kering.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, kasus pengungkapan narkotika dalam kurun satu minggu tersebut, Polres Mojokerto dan jajaran berhasil mengungkap 10 perkara dengan tersangka sebanyak 12 orang. “Dengan BB, sabu 11,3 gram dan ganja 1 kg,” ungkapnya, Selasa (10/3/2020).

Tangkapan terbesar yakni ganja seberat 1 kg. Yakni dari tersangka Suwaji Suwaji alias Wajek (37) asal Dusun Rejosari, Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Dari pengakuan tersangka, ganja tersebut dikendalikan salah satu napi narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (LP).

“Tersangka kerjasama dengan napi di Lapas, pengiriman 1 kg tersebut belum terjual sama sekali. Di ecer dalam bentuk kemasan, setiap 1,7 gram seharga Rp50 ribu. Masih dikembangkan kemana saja ganja kering ini dijual, pelaku mengaku baru pertama kali. Namun melihat BB cukup lama,” katanya.

Sementara itu, tersangka Suwaji mengaku jika ganja kering tersebut dari seseorang yang disuruh dari napi di LP. “Diantar disuruh jual tapi belum laku. Sebelumnya, tidak pernah jual (ganja kering, red). Kalau coba pernah, saya hisab hasilnya enak, bikin seneng tapi pusing,” tutur tersangka yang mengaku kerja di proyek.

Dari 12 tersangka tersebut diamankan barang bukti sabu seberat 30,28 gram dan ganja kering seberat 1 kg. Akibat perbuatan tersebut, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6, maksimal 20 tahun penjara. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar