Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

1.207 Pelanggar Lalin Terjaring Operasi Patuh Semeru di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.207 pelanggar lalu lintas terjaring razia dengan sandi Operasi Patuh Semeru 2022 yang digelar Polres Pamekasan, selama 14 hari terakhir, terhitung sejak Senin hingga Minggu (13-26/6/2022) lalu.

Bahkan dalam giat tersebut, terdapat sebanyak 5.879 giat teguran petugas kepada para pelanggar lalu lintas selama operasi berlangsung. Termasuk sebanyak 54 tindakan langsung alias tilang manual akibat pelanggaran balap liar dan kelengkapan kendaraan berupa knalpot brong.

“Berdasar rekap selama Operasi Patuh Semeru 2022, terdapat sebanyak 1.207 surat konfirmasi tilang Etle Mobile, 54 tilang manual, serta sebanyak 5.874 teguran,” kata Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Mokhammad Munir kepada beritajatim.com, Selasa (28/6/2022).

Bahkan selama giat tersebut berlangsung, juga terdapat kejadian berupa kecelakaan lalulintas alias laka lali. “Laka lantas terdata sebanyak 5 kejadian dengan luka ringan menimpa 7 orang. Sedangkan luka berat dan korban meninggal nihil,” ungkapnya.

“Sementara untuk kerugian materil sebesar Rp 5,5 juta dengan giat preemtif sebanyak 23.531 giat, serta sebanyak 5.029 giat preventif dilakukan petugas selama operasi di sebagai titik di wilayah hukum Polres Pamekasan,” sambung Mokhammad Munir.

Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan para pengendaea rata-rata dilakukan pengendara roda dua, yakni tidak menggunakan helm saat berkendara. Sementara pengendara roda empat, rata-rata tidak mengenakan safety belt. “Kedepan kita tetap melakukan tilang elektronik, agar masyarakat lebih patuh berlalu lintas,” tegasnya.

“Dengan adanya program incar mobile ini, kita harapkan masyarakat bisa lebih tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas demi keselamatan pribadi maupun masyarakat umum,” pungkasnya. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar