Hukum & Kriminal

Hasil Operasi Polres Mojokerto

1.120 Botol Miras dan 101.000 Butir Double L Dimusnahkan

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander melakukan pemusnahan barang bukti miras dan narkoba di halaman Mapolres Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 1.120 botol minuman keras (miras) berbagai merk dimusnahkan Polres Mojokerto bersama Forkopimda di halaman Mapolres Mojokerto.┬áSelain memusnahkan ratusan botol miras, dalam kegiatan tersebut juga dimusnahkan pil double L sebanyak 101.000 butir dan sabu seberat 49,9 gram.

“Hari ini, kami melaksanakan pemusnahan barang bukti dan kasus narkoba. Di mana kita laksanakan Operasi Lilin dengan target, curat, curas, curanmor dan juga narkoba serta miras dan juga kejahatan-kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Kamis (31/12/2020).

Salah satunya balapan liar dan yang lain-lain. Ada sebanyak 1.120 botol miras yang dilakukan penyitaan dalam operasi jelang Natal dan Tahun Baru. Serta kasus narkoba ada sebanyak 49,9 gram narkotika jenis sabu dengan jumlah tersangka sembilan orang di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Salah satunya di Trowulan, kemudian pengembangan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Wilayah kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto serta knalpot brong, yang dilakuan penyitaan dan proses hukum yaitu dalam proses peningkatan penyidikan narkotika dan juga zat adiktif lainnya,” katanya.

Pasalnya, lanjut Kapolres, petugas menemukan sebanyak 101.000 butir pil double L. Polres Mojokerto mengapresiasi masyarakat karena mulai maraknya peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, antisipasi adalah salah satunya malam pergantian tahun baru.

“Karena diindikasikan miras ini, 1.120 botol miras berbagai merek dan juga narkotika jenis sabu seberat 49,9 gram yang digunakan dalam pergantian tahun baru 2021. Disini, wujud pelaksanaan Polri dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Lilin yang dibantu TNI serta pemerintah daerah beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menciptakan kondisi Kabupaten Mojokerto aman, damai dan sejuk,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, perayaan tahun baru 2021 dirayakan di situasi berbeda karena dalam penanganan Covid-19 dan Kabupaten Mojokerto masuk lagi zona merah. Sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat jangan sampai ada kluter baru saat pergantian tahun baru 2021 serta sinergis menciptakan keamanan ketertiban, zero narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Kebijakan Bapak Bupati melaksanakan jam malam, ada beberapa aturan. Seperti 25 persen jumlah para penginap ditemui setiap setiap hotel dan juga para pengunjung di lokasi restoran yang ada di Kabupaten Mojokerto. Harapan kami di dalam situasi kondisi ini, kami mohon kerjasamanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk tetap mematuhi protokol,” tegasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar