Gaya Hidup

WISH Resmi Diluncurkan di Surabaya, Apa Tujuannya?

Surabaya (beritajatim.com) – Woman Incubator Solidarity and Humanity (WISH) resmi dilaunching Selasa (12/1/2021) di Surabaya. Marina Lipesik sebagai pendiri komunitas ini bersama Alma Erina menjelaskan WISH adalah komunitas khusus perempuan.

“Sudah sewajarnya perempuan Indonesia punya ruang gaul baru, karena kita nggak tahu pandemi ini akan berlangsung sampai kapan, tentunya perempuan butuh teman curhat, teman bicara, teman belajar karena kondisi sekarang yg tidak memungkinkan kita untuk berkumpul rame-rame. Maka kita membuat semacam virtual club begitulah,” jelas Marina, Ketua WISH Surabaya.

Di WISH, perempuan akan belajar banyak hal, saling berbagi keahlian, juga akan saling support. WISH ini akan menjadi suatu komunitas yang positif. “Di WISH, kami nggak mau menghabiskan waktu untuk berghibah, tapi kami mau belajar untuk jadi perempuan yang tangguh dan kuat,” ujarnya.

Alma Erina

“Slogan WISH saya ambil dari kata-kata mutiara Jenderal Sudirman, tak ada yang lebih kuat dari kelembutan dan tidak ada yang lebih lembut dari kekuatan yang tenang. Saya punya cita-cita bahwa setiap perempuan dapat menjadi sosok yang mengaspirasi lingkungan terdekatnya. Kalau perempuat kuat, kita juga akan melahirkan generasi yang kuat dan hebat, karena perempuan itu sebetulnya adalah guru dan influencer bagi kehidupan,” imbuhnya.

Alma Erina mengajak perempuan Indonesia untuk lebih mencintai dan menghargai diri sendiri atau self-love. “Semua perempuan terlahir sempurna, dengan talenta masing-masing. Perempuan harus percaya diri dengan apapun kondisinya. Penghalang dari self-love sendiri, jika kita membiarkan diri kita berpikir bahwa kita kurang pintar, kurang cantik dan kurang segalanya serta kita terlena seolah kita menderita dengan karunia yang diberikan Tuhan. Perempuan harus mulai melatih self-love memberikan apresiasi kepada dirinya, sehingga kita dapat menerima diri dengan bahagia dan memberikan energi yang positif bagi lingkungan kita,” tuturnya.

Saat ini kasus body shaming masih sering terjadi, terutama pada perempuan sebagai korbannya. “Masyarakat seperti terbiasa mengucapkan kalimat yang menghakimi tubuh seorang wanita. Jika kalimat ini diterima dengan tidak baik maka membuat korban tersakiti. Bahkan tidak jarang kasus self-judgement diawali dari body shaming. WISH mengajak Perempuan Indonesia untuk memiliki self-love, sehingga saat menjadi korban body shaming, perempuan bisa dengan tenang menghadapi. Saya berharap WISH bisa jadi komunitas yg bermanfaat dan membangun citra luhur perempuan indonesia, yang cerdas, kuat, tangguh, lembut tapi tegas,” pungkas Marina. [tok/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar