Gaya Hidup

Wisata Terdampak Pandemi

Yuk..Keliling Nusantara Secara Virtual

Surabaya (beritajatim.com) – Sektor pariwisata menjadi terdampak sangat besar akibat pandemi covid-19. Namun hal itu  bukan hal yang tidak mungkin untuk tetap bisa menjelajah nusantara dengan cara virtual terlebih dahulu dan mencari tahu sisi Indonesia.

Sebuah online talkshow yang diinisiasi oleh Alumni Australia Awards Indonesia-Sustainable Tourism Development Program Batch V, dengan tema “Talingkar Nusantara” mengupas hal tersebut.

Acara ini didukung oleh Australia Global Alumni dan PT Jababeka Morotai, bekerja sama dengan Traval.co. membawa semuanya keliling Indonesia secara virtual. Talkshow ini diadakan secara online melalui aplikasi zoom dengan mengusung tema Jelajah Pesona Budaya Timur Indonesia.

“Disini kami tidak menyajikan makanan secara instant namun mengajarkan wisatawan untuk membuat makanan khas Ambon. Nah inilah yang saya sebut sustainable tourism. Inilah yang bisa kita sebarkan bahwasanya kita tidak hanya punya wisata namun juga punya budaya. Inilah bagaimana kita mengemas budaya yang kita punya” tutur G. Nico Tulalessy (Founder Amboina Ukulele Kids Community), Sabtu (15/08/2020).

“Saat ini amboina music ukulele menjadi objek wisata music di kota ambon baik wisatawan nusantara maupun luar negeri. Karena bermain ukulele kelihatan lebih menarik ya. Ukulele anak ini berdiri karena tujuannya anak-anak tidak sering bermain gadjet yang akibatnya dapat terserang radiasi. Karena kita suka music, nah ukulele ini yang bisa jadi solusi” lanjutnya.

Sementara itu Julius Bramanto CEO Traval.co menambahkan bulan September Kerjasama dengan  Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

“Nah kami itu mengumpulkan komunitas-komunitas seluruh Indonesia, lalu mengumpulkan potensi-potensi dan kita promosikan sama-sama” tutur Julius Bramanto (CEO Traval.co).

Pemandu wisata Boe Berkelana menyatakan Labuan bajo  ditetapkan sebagai 10 destinasi wisata prioritas nasional.

Banyak keindahan dan keunikan yang ditawarkan oleh wisata yang ada di Indonesia Timur. Baik dari segi budaya, kuliner maupun destinasi. Pelayanan pariwisata yang berbeda dari yang lain terutama dalam mengedepankan sustainable tourism sehingga tidak hanya mengetahui saja namun dapat belajar secara langsung. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar