Gaya Hidup

Wisata Ekstrem Kakek Bodo, Rugi Kalau Belum Pernah Datang

Pasuruan (beritajatim.com) – Ada banyak cara untuk melepaskan kebosanan. Menjauhi segala hiruk pikuk dan tugas yang menumpuk. Wisata Kakek Bodo bisa menjadi salah satu alternatif yang cocok untuk dituju bersama keluarga dan kerabat dekat.

Kawasan wisata Kakek Bodo ini berada di Kec. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Lokasinya yang cukup ekstrem, bisa menjadi hal tersendiri untuk kalian yang menyukai tantangan.

Cukup mengeluarkan uang 25.000 rupiah untuk membeli tiket masuk, wisatawan akan disuguhkan fasilitas dan pemandangan yang tidak membosankan.

Menyuguhkan Suasana Segar

Alam yang menyegarkan, dibalur dengan nikmatnya hawa pegunungan. Membuat setiap udara yang dihirup bisa merelaksaksi tubuh wisatawan.

Sejauh mata memandang, wisatawan akan disuguhkan dengan warna hijau. Pohonan yang menjulang tinggi, wisatawan akan merasakan sensasi sedang dikepung oleh sekawanan raksasa.

Wisawatan juga mungkin akan melihat binatang yang bermain-main dari sudut pohon ke pohon yang lain. Ini mungkin suatu hal yang tidak dapat disaksikan setiap harinya.

Alunan merdu nan syahdu iring-iringan musik alam akan menghipnotis seluruh wisatawan yang datang. Membuat lupa dengan semua beban dan kesibukan yang dibawa dari rumah.

Memerlukan semangat yang tinggi, ketika ingin mencapai puncak atau inti dari perjalanan di Wisata Kakek Bodo ini.

Jalanan yang menukik tinggi, bebatuan, dan jalur-jalur yang merepotkan, akan membuat perjalanan menjadi melelahkan dan sedikit tidak membosankan.

Banyak mungkin dari wisatawan yang tidak pernah melakukan aktifitas berat. Ini akan menjadi suatu kenikmatan yang luar biasa untuk dihadapi, mungkin akan banyak istirahat daripada melanjutkan perjalanan.

“Rutenya agak memberatkan, buat saya yang jarang beraktifitas. Ini menjadi salah satu tantangan yang harus saya taklukan. Semangat, disana sudah ada air terjun yang menunggu, ” ucap Risma (21) salah satu pengunjung pada minggu (30/08/2020).

Tempat-tempat Menarik

Di awal pintu masuk, wisatawan akan disajikan dengan kolam renang. Berbagai wahana telah disediakan, mulai dari seluncuran hingga 2 tempat kolam renang. Ini menjadi tempat yang cocok untuk anak-anak.

Suasana yang riuh, ramai anak-anak meneriakkan kegembiraannya. Akan membuat siapapun yang baru masuk akan merasakan kesenangan disana.

Melanjutkan perjalanan, wisatawan akan bertemu dengan lorong yang dibangun oleh kayu-kayu yang menumpuk dan menyilanh. Dibalut dengan warna-warna kecoklatan dan hijaunya dedaunan di sela-sela kekosongan lorong bambu.

Terbukalah lapangan yang luas, mulai dari hamparan pepohonan hingga tempat duduk berwarna-warni. Dan tampak di ujung sana terdapat seperti sebuah halaman depan rumah atau tempat pertunjukan bernuansa kuno.

Wisatawan yang menyukai fotografi, disini merupakan tempat yang sangat cocok. Perpaduan antara alam dan fasilitas yang asik, akan membuat media sosialmu tampak lebih menarik dari yang lain.

Berlanjut dari sana, jalanan yang cukup terjal akan membuat kaki kita merasakan beban yang berat. Karena wisatawan akan menghadapi jalanan yang melelahkan. Tapi setelah itu, kebun warna-warni telah menunggu.

Wisatawan akan menemukan spot menarik yang diisi oleh jungkat-jungkit, ‘rumah burung’, dan tempat beristirahat lainnya. Juga tidak kalah fotogenic dengan tempat sebelumnya.

Pemuda-pemudi, dan keluarga akan merasakan suasana asik nan romantis. Perjalanan yang terjal dan melelahkan ternyata membuahkan hasil dan itu tidak sia-sia. Disini merupakan titik point yang pas untuk beristirahat.

Disini wisatawan bisa bersantai-santai, sambil menikmati keindahan sekitar. Berbincang pelbagai hal, mulai dari perasaan ketika awal perjalanan hingga permasalahan hidup yang mengepung.

Air Terjun Kakek Bodo

Setelah melewati pelbagai rintangan yang menghadang. Jantung akan terasa berdebar melihat berapa sejuknya wisata akhir dari perjalanan ini.

Perasaan capek nan mendebarkan akan membuat wisatawan lupa, bahwa mereka telah melakukan perjalanan yang melelahkan.
Lutut yang kaku akibat beban perjalanan akan terasa lemas kembali setelah melihat Air Terjun Kakek Bodo ini.

“Asik, perjalanan tadi akhirnya terbayarkan. Tidak murah memang, butuh tenaga yang ekstra untuk sampai disini. Menakjubkan, ” ucap Risma.

Suasana riuh, air yang jatuh dari puncak hingga kebawah, akan menemani lelah hingga sembuh. Kicauan burung, dan jatuhnya sinar matahari dari balik daun-daun pohon yang berdiri tinggi akan merasa bahwa wisatawan tidak sia-sia berkunjung kesini.

Wisatawan tidak perlu takut kekeringan air karena datang pada musim kemarau, sebab air terjun ini akan terus mengalir karena bersumber dari Sungai Kaligetik. Hanya saja wisatawan akan merasakan perbedaan jumlah debit air ketimbang datang di musim penghujan.

Mengenal Kakek Bodo

Kakek Bodo merupakan seorang pelayan pembantu rumah tangga keluarga Belanda. Dia adalah orang yang jujur dan saleh.

Ia diberikan segalanya mulai dari harta dan segala hal keduniawian oleh tuannya. Namun, ia lebih memilih untuk meninggalkan itu semua dan bertapa di sebuah air terjun.

Suatu ketika keluarga dari Belanda ini datang ke tempat pertapaannya dan menyebutnya dengan sebutan Kakek Bodo. Namun, dari pertapaannya ini ia mendapatkan kesaktiaan yang tiada dua, dan menggunakannya untuk menolong sekitar.

Maka dari itu, kawasan wisata ini menggunakan nama Kakek Bodo. Sebutan yang diberikan oleh keluarga Belanda ketika ia melihatnya bertapa dan memilih membuang segala hal duniawi yang telah di dapatnya.

Menariknya, wisatawan juga dapat melihat makam dari Kakek Bodo ini ketika akan menuju kawasan air terjun, wahana terakhir sekaligus tempat bertapa Kakek Bodo.

Melalui kawasan wisata Kakek Bodo, wisatawan tidak hanya mendapatkan fasilitas ataupun wahana yang menarik, namun juga dituntut untuk berusaha mencapainya dengan tenaga dan kekuatannya sendiri. Karena terjal dan sulitnya jalur yang akan ditempuh.

Terlepas dari cerita yang ada, kawasan wisata ini merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Melepaskan segala urusan untuk menikmati alam dan sejuknya air terjun Kakek Bodo. Wisatawan bisa datang dengan keluarga ataupun kerabat untuk melupakan segala hal dari urusan-urusan yang melelahkan. Wisatawan akan merasakan segar dan merasa lahir kembali selepas pulang dari sini. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar