Gaya Hidup

Wisata Edukasi Cokelat di Doesoen Kakao Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Potensi wisata kota Banyuwangi seolah tidak ada habisnya. Terletak di tengah areal perkebunan Kendeng Lembu, Doesoen Kakao hadir sebagai destinasi wisata edukasi yang cocok bagi para pecinta cokelat.

Deretan kebun kakao dan perbukitan hijau yang memanjakan mata menghiasi sepanjang perjalanan menuju Doesoen Kakao Glenmore. Begitu memasuki gapura, wisatawan akan disambut patung penari gandrung dan aroma semerbak fermentasi kakao.

Di sini, pengunjung akan diajak berkeliling kebun untuk melihat proses pembibitan hingga panen. Uniknya, salah satu jenis kakao terbaik di dunia, yakni kakao Edel tumbuh di perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara XII ini.

“Di sini ada 2 jenis kakao. Kakao Edel sama Bulk. Gampangnya kalau Edel buahnya rata-rata warna merah. Kalau buahnya warna hijau itu yang Bulk,” jelas Reza, pengelola bagian tanaman.

Dari kebun kakao, Reza pun mengajak ke tempat fermentasi untuk melihat bentuk bagian dalam kakao.

Pihak pengelola bagian fermentasi, Suro menyebut tujuan fermentasi ini untuk memisahkan lendir (pulp) dari biji kakao.

“Setelah ditimbang nanti ada proses fermentasi. Kalau untuk kakao Bulk itu 4 hari. Kalau Edel 3 hari fermentasi,” sebut Suro.

Usai fermentasi, lanjutnya, biji kakao dijemur sebelum disortasi. Biji kakao baru bisa diolah bermacam-macam setelah disimpan selama 24 jam untuk tempering.

Beralih ke pabrik pengolahan yang tak jauh dari kebun, pengunjung juga dapat menyaksikan langsung proses pengolahan kakao menjadi berbagai produk olahan cokelat.

“Kita punya aneka macam produk. Ada yang kemasan, ada yang butiran. Dari dark chocolate hingga bubuk cokelat yang diseduh ada,” tutur Beni Hendri selaku manager kebun Kendeng Lembu.

Beni juga menyebut jika produknya sudah dipasarkan ke berbagai daerah hingga mancanegara.

“Kalau produknya paling besar kita eksport ke Jerman. Tapi kalau yang sudah jadi varian produk, kita masih untuk masyarakat negara sendiri terutama Banyuwangi,” imbuhnya.

Lelah berkeliling, pengunjung dapat beristirahat sembari menikmati olahan cokelat di kafe Doesoen Kakao yang masih dalam satu kawasan. Menu yang ditawarkan yaitu makanan dan minuman berbahan dasar cokelat dengan citarasa khas yang tentunya wajib untuk dicicipi. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar