Gaya Hidup

Warga Lumajang Gelar Kerapan Kerbau Akhir Musim Panen

Lumajang (beritajatim.com) – Musim panen telah usai. Petani Desa Dawuhan Wetan Kecamatan Rowokangkung, menggelar tradisi kerapan kerbau sebagai rasa syukur di lahan pertaniannya, Sabtu (11/1/2020).

Tradisi kerapan kerbau dilakukan oleh petani Lumajang bagian timur sebagai sarana silaturahim. Selain itu, menjaga tradisi turun temurun sebagai rasa syukur pada sang pencipta. “Alhamdulillah, panen awal tahun ini sangat bagus, kerapan kerbau digelar,” kata Hedi, ketua pantian kerapan kerbau.

Menurut dia, kerapan kerbau dilestarikan untuk mengingat hewan sebagai saranan membajak sawah. Meskipun diera modern mesin singkal dan pemotong padi sudah digunakan. “Kerbau masih digunakan petani disini untuk lahan yang masih banyak airnya,” paparnya.

Para peternak kerbau yang rata-rata buruh tani dari luar desa Dawuhan juga ikut meramaikan. Pasalnya, ada hadiah bagi pemenangnya. “Kalau hadiah hanya hiburan,” ujar Sadi, salah satu peternak kerbau asal Sumberanyar Kecamatan Rowokangkung.

Dalam kerapan kerbau petani juga akan mengetahui ternak berkualitas. Bagi yang juara biasanya lebih banyak permintaan untuk membajak. (har/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar