Gaya Hidup

Warga Banjarsari Bojonegoro Gelar Festival Layang-layang untuk Merayakan Masa Panen

Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menggelar festival layang-layang. Gelaran acara tersebut diinisiasi oleh warga untuk merayakan masa panen petani serta menambah kekompakan warga.

Ketua Pelaksana Karya Pemuda Kalisari Sukamto mengatakan, dalam gelaran festival layang-layang tersebut diikuti sebanyak 130 peserta. Jumlah peserta tersebut dibatasi hanya berasal dari desa setempat karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Rata-rata peserta membuat layang-layang jenis sowangan dan layang-layang dengan berbagai model, seperti model kartun Spongebob, Hachiko, kuntilanak, kapal, leang-leong naga, dan masih banyak lagi,” ujar Sukamto, Minggu (27/9/2020).

Festival layang-layang ini merupakan usulan masyarakat sekitar, selama memasuki masa jeda tanam atau setelah masa panen. Saat ini, sawah petani banyak yang dibiarkan bero setelah panen kangkung. Selain untuk hiburan warga setelah masa panen, festival tersebut juga diharapkan bisa menambah kekompakan warga.

“Desa sini (Banjarsari) juga banyak pengrajin layang-layang, tanaman bambu juga banyak, sehingga diharapkan bisa menambah perputaran ekonomi warga setempat,” imbuhnya.

Salah seorang peserta, Warga Desa Banjarsari, Totok mengungkapkan, dia membuat layang-layang model perahu dalam mengikuti festival yang digelar kali pertama di desa setempat itu. Selain untuk mengikuti festival, layang-layang yang dia buat tersebut juga untuk dijual. “Selain sebagai bentuk apresiasi, festival ini juga ada keseruan tersendiri,” terangnya.

Sementara diketahui, dalam gelaran festival layang-layang yang dimulai dari pukul 15.00 WIB hingga petang tadi, para peserta diberi penilaian oleh juri diantaranya dari segi keunikan, ketenangan layang-layang saat terbang dan detail bentuk saat terbang. Selain itu, juga puluhan hadiah undian diberikan kepada para peserta. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar