Gaya Hidup

Wanita-wanita Cantik Ini Berbaju Ala Kartini

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bertepatan di Hari Kartini, ada yang menarik dan berbeda dari suguhan salah satu tempat hiburan malam yang ada di Kota Sidoarjo, Minggu (21/04/2019).

Seperti di Yayang Resto dan Karaoke Sidoarjo, dengan mengemas tema Hari Kartini, semua staf perempuannya dan para pemandu atau ladies companion (LC), memakai balutan kebaya yang sederhana namun terlihat mewah.

Para staf dan LC berparas cantik mengenakan kebaya dengan bawahan rok batik. Sementara untuk seluruh staff laki-lakinya mengenakan beskap jawa berwarna hitam dengan blangkon dikepalanya. “Ini memang temanya Kartini,” kata Captain Yayang Resto dan Karaoke Sidoarjo Nico Aibara (35).

Lanjut Nico, tidak hanya di Hari Kartini seperti malam ini saja. Untuk memperingati hari-hari besar nasional lainnya, pihaknya juga melakukan keistimewaan lainnya pula yang akan diperlihatkan para staf dan LC di tempat hiburan malam tersebut.

“Khusus malam ini, kami bikin beda. Biasanya seragam resmi, namun malam ini kita menghormati dan terinspirasi dengan sosok Raden Ajeng Kartini,” tambahnya menjelaskan.

Masih kata Nico, kerja di tempat hiburan malam, pihaknya juga tidak lupa turut membantu menyukseskan program pemerintah dan nilai-nilai luhur kebudayaan.

Erren, (23) salah satu waiters mengaku terinspirasi dengan sosok pahlawan emansipasi wanita yang lahir di Jepara pada 21 April 1879 itu. Alasannya, agar wanita tidak mudah putus asa, apalagi di era millenial.

“Harapannya, mereka bisa teladani RA. Kartini. Minimal mereka jadi Kartini untuk diri sendirinya dan untuk keluarga,” imbuhnya.

Meski dirinya bekerja di dunia malam seperti saat ini, ia mengaku tetap memegang teguh sopan santun, etika dan cara bahasa yang merupakan ciri khas wanita Indonesia peninggalan sosok RA. Kartini. “Jangan dipandang sisi negatifnya saja,” tukasnya berharap.

Hal senada diungkapkan Gea (26). Wanita yang baru bekerja sebulan sebagai waiters di tempat karaoke Yayang 3 itu menilai sosok RA. Kartini merupakan seorang wanita yang tangguh.

Meski meninggal diusia 24 tahun yang tergolong masih muda, ia berusaha bisa praktikkan hal-hal yang positif yang sudah dipelajarinya. “Kartini menjadi inspirasi wanita-wanita Indonesia,” tuturnya. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar