Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Wakili Jatim di Ajang Miss Hijab Indonesia, Wabup Mojokerto Beri Support Langsung

Wabup Mojokerto, Muhammad Al Barra saat mengunjungi rumah Miss Hijab Jawa Timur, Nurul Iftitah.

Mojokerto (beritajatim.com) – Nurul Iftitah berhasil menjadi pemenang dalam ajang kontes Beauty Pageant Muslimah Miss Hijab Jawa Timur 2021. Tita (sapaan akrab, red) akan mewakili Jawa Timur dalam ajang Miss Hijab Indonesia tahun 2021, pada tanggal 16-18 Desember 2021 mendatang.

Dengan keberhasilan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Moh Habib dan Nur Khofifah, secara langsung Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Muhammad Al Barra memberikan support langsung. Gus Barra (panggilan akrab, red) datang ke kediaman Tita di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Putra KH Asep Saifuddin Chalim pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini memberikan support Tita dalam kontes ajang beauty pageant yang mempunyai motto MISS (Manner, Integrity, Smart, Sholehah).

Wabup Mojokerto, Muhammad Al Barra mengatakan, maksud dan tujuan datang di kediaman Nurul Iftitah tidak lain memberikan support. Apalagi, perannya mengadvokasi Kelompok Usaha Bersama (KUB) bersama-sama perempuan-perempuan di daerahnya dan mampu membangun UMKM pemberdayaan perempuan yakni penjahit hijab.

“Alhamdulillah dari Kabupaten Mojokerto ada yang mewakili Jawa Timur untuk Miss Hijab Indonesia. Kita berharap, beliau menang dan memberikan nama harum untuk Jawa Timur sekaligus nama harum untuk Mojokerto. Kedatangan saya ke sini juga memberi bantuan support bantuan untuk beliau,” ungkapnya, Rabu (1/12/2021).

Melaju ke babak selanjutnya, Tita membawa program pemberdayaan perempuan berbasis Industri Kecil Menengah (IKM) dan One Pesantren One Product (OPOP). Sehingga Gus Barra berharap ajang Miss Hijab Indonesia bisa memperkenalkan, mempromosikan dan menjadi agen dalam memperbanyak pemberdayaan perempuan di daerahnya.

“Beliau ini kan membawa misi IKM dan OPOP, kita berharap Mbak Tita ini kemudian bisa menjadi agen untuk memperbanyak atau memperdayakan lagi IKM-IKM di Mojokerto. Jadi kita berharap Miss Hijab ini juga bisa menjadi duta di Kabupaten Mojokerto untuk mempromosikan dan kebetulan memang ini juga sudah punya produk sendiri,” harapnya.

Gus Barra menambahkan, setelah melihat KUB alumni di Pondok Pesantren Al-Amin tahun 2016 yang ia bangun bersama perempuan-perempuan di daerahnya tersebut dinilai bagus dan pemesanan sudah banyak. Bahkan terakhir produk alumni Unesa Surabaya ini dipesan anggota DPRD Provinsi Jatim 1.000 baju sehingga dinilai sungguh luar biasa sekali.

Sementara itu, Miss Hijab Jawa Timur, Nurul Iftitah mengatakan, sempat gemetar saat berbincang langsung dengan Gus Barra. “Pastinya (gemetar) karena kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto. Tentunya saya sangat bahagia dengan kedatangan Gus Barra, supportnya sangat luar biasa membantu saya mempersiapkan Miss Hijab Indonesia,” tegasnya.

Tujuannya mengikuti ajang tersebut tidak lain untuk mengangkat IKM, perempuan di Kabupaten Mojokerto serta pemberdayaan perempuan melalui pelatihan-pelatihan. Tita menambahkan, ia ingin mengajak perempuan di Indonesia khususnya di Kabupaten Mojokerto untuk aktif mengembangkan diri dan berperan di pembangunan serta terus mengasah kemampuan.

Miss Hijab Indonesia sendiri merupakan ajang di tahun ketiga setelah diselenggarakan pada tahun 2019 silam. Masing-masing kandidat dari perwakilan provinsi se-Indonesia akan memperebutkan Gelar Miss Hijab Indonesia 2021 pada tanggal 7-9 Desember mendatang.

Kontes ini telah mendapatkan dukungan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Ajang ini diinisiasi oleh Putra Anta, Owner Glamour Look Modelling School, Surabaya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar