Gaya Hidup

Vakum 3 Bulan, Ibu-ibu Lansia Kembali Berlatih Dance

Surabaya (beritajatim.com) – Lenggak lenggok bak dancer muda yang pentas di atas panggung, komunitas line dance yang didominasi ibu rumah tangga ini kembali berlatih bersama. Latihan setelah vakum lebih dari tiga bulan akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Surabaya.

Dengan menerapkan pyshical distancing, ibu-ibu rumah tangga ini menari bersama untuk berolah raga selama satu setengah jam di Garden Palace, Grand City Surabaya.

Penerapan jarak satu meter serta memakai masker dan face shiled komunita line dance ini mulai berlatih. Sebab kondisi transisi new normal, pembatasan peserta dilakukan, biasanya yang mengikuti sebanyak 90 peserta dance kini hanya 25 peserta yang mengikuti.

“Kami baru ini mulai kembali setelah libur tiga bulan untuk kembali berolah raga, dan kita sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan seperti jaga jarak, pakai masker dan face shiled. Bahkan kita juga membatasi yang ikut hanya 25 orang untuk ikut berlatih dance, “ungkap Kusnanik, Trainner Komunitas Line Dance, Selasa (14/7/2020).

Berbeda dengab salsa, line dance ini merupakan salah saty dance yang gerakannya hampir sama dengan dansa. Hanya saja yang membedakan jika dansa berpasangan jika line dance ini lebih berbaris.

Serta gerakan-gerakannya cukup beragam perpaduan gerakan caca, jave, rimba, wols, dan bluess. “Jadi line dance itu tidak seperti salsa melainkan lebih ke dansa cuma ini berbaris, dan gerakan tidak terlalu susah karena mayoritas yang ikut ibu-ibu jadi tidak terlalu menguras tenaga,” katanya.

Salah satu anggota line dance Marsya Ayu, warga Kapas Krampung mengatakan cukup berat jika harus berlatih menggunakan masker. Alasannya karena cukup pengap.

“Berlatih line dance pertama ini cukup terganggu sih karena kali ini berlatih dengan penerapan pyshical distansing pakai masker cukup pengap dan nafas tidak sepertu tanpa masker tapi kami tetap ikut penerapan protikol kesehatan,” tutup Marsya. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar