Gaya Hidup

Vaksin di Kota Malang Dapat Kopi dan Vitamin Gratis

Swag Coffe sediakan kopi dan multivitamin gratis bagi pengunjung yang sudah divaksin.

Malang (beritajatim.com) – Swag Coffe di Jalan Danau Tondano Raya, Kota Malang membuat aksi sosial bagi para pengunjung kedai kopi ini. Bagi pengunjung yang sudah di vaksin mereka akan mendapatkan kopi gratis plus multivitamin.

“Ya semoga ini bisa menjadi penilai atas program percepatan vaksin itu aja, khususnya anak muda. Karena bagaimanapun juga disini, adalah tempat nongkrong. Seumpama yang ditongkrongi merasa aman kan kita bisa saling menjaga lah intinya,” kata owner Swag Coffe, Ahmad Iswahyudi, Kamis (29/7/2021).

Pria yang akrab disapa Didik itu mengungkapkan hadiah bagi pengunjung yang sudah divaksin berlaku sejak Senin, 26 Juli kemarin. Kuota yang disediakan untuk multivitamin dan kopi sebanyak 200 kap. Jika kuota ini nantinya habis ada rencana dia akan menambahnya. Tujuannya hanya satu mengajak semuanya untuk tidak takut mengikuti program vaksinasi.

“Kalau kafe lain hanya gratis kopi, kami gratiskan kopi sekaligus kita beri satu strip multivitamin untuk meningkatkan imun tubuh. Kita kuota 200 ya, nanti kalau habis kita pikirkan lagi lanjut atau tidak,” ujar Didik.

Didik mengatakan, bahwa hadiah bagi yang sudah divaksin ini hanya bisa dinikmati dengan metode take away alias datang langsung ke kedai kopi lalu dibawa pulang. Sebab, pengunjung harus menunjukan bukti sertifikat vaksin baik fisik maupun elektronik. Lalu mengisi data, sebelum membawa pulang kopi dan multivitamin.

“Tidak bisa lewat aplikasi ojek online. Karena harus take away datang ke kedai nanti ditawari sama pelayan atau barista. Jika sudah divaksin silahkan ditunjukan sertifikat vaksin. Setelah itu kita kasih kopi dan vitamin lalu bisa dibawa pulang,” papar Didik.

Didik mengatakan, bahwa program sosial ini murni untuk menarik minat anak muda mengikuti vaksinasi. Kedai kopi memang tidak bisa melakukan vaksinasi. Tetapi mereka bisa mendorong program percepatan vaksinasi dengan menebar semangat kebaikan.

“Target saya gimana sih antusias anak muda ini divaksin. Karena tempat saya ini kan tempat nongkrongnya anak muda. Apalagi banyak kabar terdengar anak muda agak anti vaksin, takut atau gak ada gunanya lah, gitu. Ya istilahnya saya lihat kayak program percepatan vaksin ini,” tandasnya. [luc/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar