Gaya Hidup

Tujuh Film Olahraga Terbaik yang Wajib Ditonton (1)

Jember (beritajatim.com) – Dunia olahraga menghadirkan banyak kisah menarik tentang manusia: kemenangan, kekalahan, persahabatan, dan semangat yang tak patah. Itulah mengapa selama bertahun-tahun, olahraga menjadi salah satu tema favorit para sineas.

Andibachtiar Yusuf, sutradara muda Indonesia, beberapa kali menggarao film-film bertema olahraga, antara lain The Jak (2007), The Conductors (2008), Romeo Juliet (2009), Hari Ini Pasti Menang (2013), Garuda 19 (2014), dan Matadewa (2018). The Conductors sempat menyabet penghargaan dalam festival film di Busan, Korea Selatan, dan Festival Film Indonesia.

Ucup, sapaan akrabnya, merekomendasikan tujuh film bertema olahraga yang wajib ditonton. Kendati penggemar berat Liverpool FC, dia tak hanya merekomendasikan film bertema sepakbola. Film-film yang direkomendasikannya tersebut layak disebut terbaik karena ceritanya maupun adegan-adegan maupun dialog yang mudah diingat.

Apa saja film-film itu?

1. The Cup (1999)
Sutradara : Khyentse Norbu
“Bayangkan sebuah biara yang sangat konservatif berhadapan dengan situasi Piala Dunia 1998 yang sangat festive, seru dan ramai? Ini cerita tentang seorang biksu muda yang tergila-gila pada sepakbola, ingin menyaksikan partai-partai seru di Piala Dunia Perancis, namun terbentur ketiadaan fasilitas,” kata Yusuf.

Akhirnya, sejumlah cara ditempuh oleh sang biksu, mulai dari mencoba kabur dari asrama untuk bisa nonton siaran langsung di kampung terdekat, sampai menggalang kekuatan untuk meminta kepada biksu tertinggi agar televisi disediakan di biara. “Film ini wakil Bhutan untuk Oscar tahun 2000 kategori film asing,” kata Yusuf.

Ada dua adegan dialog antara biksu muda bernama Geko dengan biksu tertinggi bernama Llam yang sangat diingat Yusuf. Dialog ini kocak namun menarik.

Geko : “Pak, kami butuh televisi untuk malam minggu besok.”
Llama : “Oh ada apa?”
Geko : “Belanda akan lawan Argentina.”
Llama : “Hah! Mereka perang lagi?”

Geko : “Pak, kami mau nonton sepakbola, di televisi,”
Llama : “Oh apa itu?”
Geko : “Oh itu soal dua pihak berebut bola dan berusaha memasukkannya ke sebuah jaring besar.”
Llama : “Hmmm, ada seks-nya?”
Geko : “Tidak ada.”
Llama : “Ada kekerasan?”
Geko : “Kadang-kadang sih ada.”
Llama : “Kalau begitu tidak boleh!”

2. Any Given Sunday (1999)
Sutradara : Oliver Stone
“Ini film khas Oliver Stone yang selalu coba menggali sisi lain dan terdalam dari sebuah obyek. Kali ini segala hal di balik panggung besar NFL dituangkan dengan lugas,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, film ini menampilkan bisnis besar american football dan bagaimana bisnis itu memikat serta mengikat para pelakunya, situasi di balik panggung, intrik, sampai hal-hal kotor yang sering ada. “Film ini harus ditonton untuk semua penggemar olahraga profesional,” katanya.

3. The Football Factory (2004)
Sutradara : Nick Love
“Barangkali ini film terbaik Nick Love, sebuah studi tentang perilaku macho para lelaki Inggris yang dituangkan lewat sepakbola,” kata Yusuf. Ia sendiri pernah menggarap film bertema suporter dan hooliganisme dalam ‘Romeo dan Juliet’.

Yusuf mengatakan, keseharian kelas pekerja Inggris sering luput dilihat oleh banyak orang di dunia. Orang seolah lebih mengenal Inggris sebagai sebuah negeri para aristokrat. “Film ini sangat Inggris karena memang adalah sebuah produksi Inggris, bagaimana mereka melihat sepakbola sebagai simbol budaya, identitas dan kebanggaan: tempat pelarian kelas pekerja,” katanya.

Karakter utama film ini adalah pendukung Chlesea. “Sebagai orang Indonesia, agak jarang dengar pendukung Chelsea suka berantem kan,” kata Yusuf. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar