Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Trend Hunian Meningkat, Konsep Modern Minimalis di Surabaya Banyak Diburu

Surabaya (beritajatim.com) – Meski di tengah pandemi covid 19 berdampak pada beberapa penurunan di berbagai bidang, namun tidak pada pembangunan hunian, khususnya untuk para pasangan milenial.

Banyaknya pasangan muda bermunculan selama dua tahun terakhir ini menjadikan hal yang meningkat dalam pembangunan hunian rumah tinggal secara pesat.

Seperti yang diungkapkan Franky Chandra, CEO Frank Amachi Group, perusahaan kontraktor dan desain interior asal Surabaya. Pembangunan hunian rumah tinggal selama pandemi justru mendominasi hampir 100 persen.

“Kalau dulu prosentasenya sekitar 50 persen rumah tinggal, 30 persen apartemen dan 20 persen sisanya pembangunan di luar itu. Misal cafe atau restoran. Tapi selama pandemi di kami justru berubah. Hampir semuanya lari ke rumah tinggal,” ungkap Franky Chandra saat menghadiri acara peluncuran logo baru Frank Amachi Group di Grand Dafam Surabaya, Rabu, (26/1/2022).

Ia menuturkan, kini, hunian yang banyak diburu oleh para milenial adalah rumah yang berkonsep modern minimalis. Konsep rumah minimalis bertingkat lebih diminati ketimbang rumah besar dan luas.

“Mereka kurang tertarik dengan model hunian luas. Mungkin lebih ribet bersihinnya ya. Karena saya lihat beberapa pasangan milenial ini enggan punya asisten rumah tangga dulu. Jadi rumah-rumah minimalis yang simpel banyak dipilih. Kalau mau lebih luas mereka pilih bertingkat,” katanya.

Untuk konsep modern minimalis, lanjut Franky, para milenial cenderung menyukai rumah dengan banyak kaca-kaca besar. Ini memungkinkan pencahayaan yang baik di dalam rumah. Sehingga rumah bisa mendapat cahaya matahari yang cukup.

Model kaca-kaca ini menurutnya mulai tren belakangan ini. Jika sebelumnya hunian klasik dengan sentuhan tradisional banyak diminati, sekarang justru kurang dilirik.

Ukiran-ukiran yang terdapat dalam hunian juga mulai hilang. Rumah didominasi dengan dinding-dinding polos dan tambahan ornamen yang lebih simpel.

Untuk warna, jika sebelumnya dominasi berada di perpaduan hitam atau putih secara keseluruhan, kini berbeda. Dalam satu rumah, beberapa warna bisa digunakan sekaligus dengan komposisi berimbang.

“Bahkan sekarang ini bisa lo misal ruang tamu warna-warnanya putih cokelat nanti ruang tidur beda warna lagi. Atau lantai satu warna-warna soft nanti lantai dua warna tajam. Sekarang lebih berani bermain warna. Asal komposisinya pas tetap oke,” paparnya.[way/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar