Gaya Hidup

Tim Satgas Covid-19 Akan Tutup Tempat Wisata yang Tak Patuhi Prokes

Pos pantau di Pantai Ekasoghi, salah satu objek wisata di Sumenep (foto : Temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Tim Satgas Covid-19 Sumenep memberikan ‘lampu hijau’ kepada para pengelola wisata untuk membuka tempat wisatanya dengan beberapa persyaratan.

“Kami sudah lakukan asesmen terhadap sejumlah tempat wisata, terkait fasilitas prokes. Kalau dinyatakan layak, maka akan dikeluarkan rekomendasi untuk membuka tempat wisatanya,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Selasa (11/05/2021).

Ia memaparkan, setiap tempat wisata yang akan buka, diwajibkan untuk mendirikan pos pantau dan pos kesehatan di areal destinasi wisata tersebut. Untuk pos pantau, akan diisi personel dari kepolisian dan TNI. Sedangkan pos kesehatan akan diisi personel dari instansi terkait.

“Kalau misalnya ada pengunjung yang sakit, ini bisa dibawa ke pos kesehatan. Jadi wajib ada di setiap tempat wisata,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Darman, setiap tempat wisata harus menyediakan fasilitas pendukung prokes seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer. “Selain itu juga harus ada papan imbauan untuk mentaati prokes bagi para pengunjung,” ucapnya.

Ia mengaku tidak akan segan-segan untuk menutup tempat wisata yang melanggar prokes. “Kalau ada yang tidak mematuhi prokes, ya rekomendasinya kami cabut, dan tempat wisata itu akan kami tutup,” tandasnya. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar