Gaya Hidup

Tema Pernikahan Nusantara Kembali Digandrungi Calon Mempelai

Tema pernikahan tema nusantara dari Sumatera yang diperagakan oleh model (pojok kanan dan kiri).

Malang (beritajatim.com) – Indonesia kaya dengan adat dan tradisi dari Sabang sampai Merauke. Pesta pernikahan tak luput dari adat di setiap-setiap wilayah. Belakangan ini konsep pernikahan dengan tema nusantara kembali digandrungi. Jadi pernikahan tidak melulu konsep modern, konsep nusantara juga menarik.

Untuk mengakomodir banyaknya permintaan terkait pernikahan nusantara ini, Feliz Organizer bersama sejumlah vendor pernikahan menggelar pameran pernikahan nusantara pada 7 hingga 11 April 2021 mendatang. Sebab, di tahun 2021 ini, permintaan penyelenggaraan pernikahan bertemakan nusantara di wilayah Malang justru mendominasi.

Owner Feliz Organizer, Achmad Safiaji mengatakan, permintaan tema nusantara karena di Malang tidak hanya dihuni oleh suku Jawa. Pernikahan silang antar suku inilah yang membuat banyaknya permintaan adat dari daerah asal salah satu mempelai. Seperti pasangan Jawa-Minang misalnya. Kedua kebudayaan masing-masing suku juga bisa dikombinasi.

Sejauh ini, permintaan tema nusantara tidak hanya Jawa, tetapi juga Sunda, Minang, Jambi, Palembang, Bali, dan daerah lainnya di Indonesia. Kesan menggunakan adat nusantara ini memang terbilang lebih rumit secara prosesi rangkaian adat, namun secara penampilan mempelai, kesan yang ditampilkan tidak kalah mewah dengan menggunakan tradisi modern.

“Walaupun masih di masa pandemi, acara pernikahan sudah mulai berjalan kembali, meski ada pengurangan kapasitas tamu. Namun hal itu justru membuat konsep pernikahan yang dibawa semakin kuat. Di Malang, tak hanya adat Jawa, kami juga banyak menangani permintaan pernikahan dengan adat Sumatera,” kata Achmad Safiaji, Jumat, (2/4/2021).

Pria yang kerap disapa Aji ini mengaku jika terjadi peningkatan prosentase permintaan penyelenggaraan acara pernikahan dengan tema nusantara. Kalau tahun-tahun sebelumnya klien mereka lebih senang memilih konsep pernikahan modern, tetapi saat ini mereka berani menampilkan konsep pernikahan berdasarkan adat asal usul keluarga.

“Melihat kondisi ini, maka vendor pernikahan memang dituntut untuk bisa eksplore bagaimana bisa melayani permintaan klien untuk menggelar pernikahan tema nusantara,” ujar Aji.

Dalam pameran pernikahan nusantara itu, akan didukung sedikitnya 11 vendor pernikahan. Mulai dari Ricky Decoration yang siap memamerkan gambaran model-model dekorasi nusantara, make up artist oleh Gandhi atau biasa dikenal JoeGandoz MUA, Keraton Jawi sebagai vendor pakaian pengantin, ANTZ Creator sebagai vendor foto dan video, Rancraft vendor seserahan dan mahar, Trikarta vendor undangan pernikahan, Snap and Grab
Photobooth, Duta Catering, serta MS Glow.

“Nantinya pengunjung bisa melakukan konsultasi langsung dengan banyak vendor, sehingga calon mempelai lebih mudah dan cepat untuk menentukan pilihan terbaik di hari terbaiknya. Tentunya selama pameran pasti akan banyak penawaran yang tidak akan didapatkan di luar,” tutur Aji.

Sementara itu, salah satu vendor, Gandhi mengaku, semakin banyaknya permintaan pernikahan nusantara, tentunya memberikan tantangan tersendiri. Jika biasanya ia menangani make up untuk pengantin adat Jawa dan Sunda, saat ini ia juga kerap menerima permintan pernikahan Sumatera.

“Memang di tahun 2021 ini permintaan make up untuk pengantin adat Sumatera seperti Minang, Jambi, dan Aceh cukup meningkat. Ini jadi tantangan tersendiri buat saya agar bisa menampilkan sesuatu yang berbeda,” tandasnya. [luc/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar