Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Tekuni Usaha Eyelash Extension, Chelsea Sukses Raup Cuan Melimpah

Chelsea saat melayani pelanggannya, di Eyelash Studio Academic miliknya, Paciran Lamongan, Selasa (22/2/2022).

Lamongan (beritajatim.com) – Bisa tampil menarik dan cantik sudah menjadi suatu tren hidup yang tak terpisahkan bagi seorang wanita. Sehingga tren itu juga turut mendongkrak sejumlah peluang usaha yang bergerak di bidang kecantikan, salah satunya adalah usaha eyelash atau bulu mata.

Bahkan, dengan jumlah peminatnya yang cukup besar, khususnya para wanita yang ingin tampil stylish, kehadiran bisnis eyelash extension menjadi sangat menjanjikan dan mampu menghasilkan cuan yang cukup menggiurkan.

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh perempuan bernama Chelsea Cici Liana. Awalnya ia tak menyangka jika usaha eyelash extension yang ditekuninya sejak 5 tahun belakangan ini perlahan membuahkan hasil yang manis.

“Usaha ini sebenarnya berawal dari hobi sih, sejak saya masih tinggal di Jogjakarta. Saya dulu juga ikut kursus,” ujar perempuan cantik kelahiran Jogjakarta ini saat berbincang dengan wartawan, Selasa (21/2/2022).

Berkat keahlian yang didapatkan di Jogjakarta tersebut, Chelsea yang dulunya bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan makanan ini lalu memutuskan untuk merintis usaha eyelashnya saat hijrah ke tanah kelahiran suaminya, Lamongan, dengan nama Eyelash Extension by Chels Studio Academic.

“Saya memberanikan diri untuk buka usaha ini mulai dari nol, di Lamongan sejak tahun 2017, tepatnya di Perum Graha Indah Paciran Blok E. Untuk modal awal sih enggak banyak, bermodalkan uang tabungan saya dan suami,” ungkap perempuan kelahiran 1988 tersebut.

Kala itu, Chelsea yang masih belum memiliki rekan kerja mengatakan jika ia sempat melayani customernya secara door to door. Bahkan saat itu ia mengaku sempat kerepotan karena belum sepenuhnya memahami medan dan area Lamongan.

“Dulu sempat melayani home service. Saya juga pernah kesasar dan bingung saat menuju ke rumah customer. Hanya mengandalkan google map, karena awalnya saya belum tahu secara detail area Lamongan dan sekitarnya,” akunya.

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, secara bertahap usaha yang ditekuni Chelsea kian berkembang. Hingga saat ini, pelanggannya pun semakin banyak, baik dari daerah Lamongan sendiri maupun luar daerah seperti, Gresik, Tuban, Surabaya, Bojonegoro, dan sebagainya.

Tak hanya itu, omset yang didapatkan oleh Chelsea kini telah mencapai puluhan juta per bulannya. Ia menyebut, jika harga yang ia patok untuk customernya cukup bervariasi dan tentu ramah di kantong.

“Harga bervariasi, mulai Rp 150 ribu sampai Rp 400 ribu untuk pemasangan bulu mata, yang jelas tergantung type,” imbuhnya.

Selama usahanya berjalan, dalam prosesnya bukan tak mengalami kendala. Menurutnya, ada saja hal-hal yang kerapkali menjadi batu sandungan. Namun, ia menganggap hal itu menjadi sebuah lecutan untuk terus bekerja profesional memberikan hasil yang terbaik bagi pelanggan.

“Hambatan pasti ada, contohnya kompetitor yang menjatuhkan harga dan lainnya. Cara mengatasi tetap tunjukan dengan profesional karena hasil hanya customer yang bisa merasakan. Yang penting sabar dan tetap jalan terus,” ungkapnya

Selain itu, selama pandemi melanda, Chelsea menuturkan, usaha yang ia jalani tak begitu terimbas. Hanya saja ia tetap memberlakukan pembatasan jumlah layanan customer per harinya.

“Saat pandemi ya kita batasi, tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Dalam sehari biasanya 5 sampai 6 orang, atau biasanya sesua janji dulu,” paparnya.

Kini, ia juga merambah dengan membuka kursus eyelash bagi para pemula yang ingin belajar dan memiliki keahlian serupa di tempat kerjanya. Tercatat, saat ini terdapat 21 orang yang mengikuti kursus sekaligus menjadi asisten kerjanya.

“Untuk proses pemasangannya biasanya berlangsung 1 sampai 2 jam per orang. Mulai dari tahap pembersihan, lash shampo, pemberian protein, dan seterusnya. Sedangkan untuk keawetan sih tergantung perawatannya, jika dirawat dengan baik maka bisa awet sampai 6 bulan,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan customernya, Chelsea mengaku telah mendatangkan bahan baku dari luar negeri dan dalam negeri. Sementara untuk mengenalkan bisnisnya kepada pelanggan, ia biasanya menggunakan cara online atau media sosial, serta banyak juga yang dari mulut ke mulut.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelanggan bernama Eny mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan di Chels Extension Studio milik Chelsea. Bahkan, selama ini Eny sudah berkali-kali menggunakan jasa Chelsea.

“Puas mas, karena pelayanannya baik dan kualitasnya juga bagus. Orangnya juga ramah. Saya sudah berkali-kali datang ke sini. Teman-teman saya yang lain juga banyak yang ke sini semua,” ucap Eny, asal Desa Kemantren, Paciran, saat di lokasi.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar