Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Tanda-Tanda Workaholic Yang Perlu Kamu Kenali

(Foto: Andrea Piacquadio, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Seringkali kita mendengar istilah workaholic. Memasuki dunia pekerjaan membuat kita kemungkinan memahami tentang salah satu kata ini. Kadangkala kita menemukan beberapa orang yang termasuk dalam golongan workaholic.

Biasanya istilah ini diberikan kepada orang-orang terkhusus memiliki kesenangan bekerja dengan etos semangat yang tinggi sehingga menghabiskan banyak waktu.

Selain itu, beberapa hal yang perlu kita perhatikan untuk mengenali istilah workaholic itu ada dalam diri kita atau tidak. Selain itu, ada beberapa tanda-tanda yang perlu diwaspadai ketika terlambat.

Istilah Lain Workaholic Yang Perlu Dipahami

Pengertian Workaholism merupakan keadaan seseorang merasakan paksaan atau kebutuhan yang ada di dalam untuk bekerja, namun tak dapat dikendalikan. Tapi seringkali hal ini menciptakan kecanduan terus menerus bekerja yang tercipta dari dalam diri sendiri dan bukan karena faktor lainnya.

Pengertian Workaholic secara mendalam

Pemberian nama Workaholic disematkan dengan sebutan untuk orang yang terlalu sering bekerja dan kecanduan untuk terus bekerja. Selain itu, beberapa orang menyebutnya dengan istilah lainnya, yaitu ‘gila kerja’.

Meskipun terlihat menyebalkan untuk beberapa orang, ketika mereka melihat ada orang yang disekitar. Namun, ada banyak alasan seseorang menjadi workaholic, bisa jadi lari dari masalah yang sedang dihadapi. Maka dari itu, seorang workaholic memilih di dalam pekerjaan sehingga mereka terkadang lupa bahwa hidup, ternyata bukan hanya untuk bekerja saja.

Seringkali, orang yang menganggap jika workaholism dengan kerja keras, tapi keduanya terlihat berbeda. Tapi, tentu saja ada hal yang membedakan workaholic dan pekerja keras melalui perasaan yang mereka alami ketika bekerja.

Dampak Negatif Yang Mungkin Muncul Jika Terlalu Workaholic

Bedanya adalah pekerja keras lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja karena senang dengan pekerjaannya, apa yang dihasilkan, dan alasan lainnya. Namun, workaholic cenderung tidak terlalu menikmati apa yang dilakukan Tapi terkadang terpaksa karena keadaan sehingga mereka tetap bekerja karena dorongan dari dalam diri.

Bahayanya ketika keadaan itu berlanjut menjadi rasa candu dan kebutuhan untuk terus bekerja tapi tidak mengenal waktu sehingga berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, Workaholic menimbulkan rasa cemas berlebihan, depresi, insomnia, penyalahgunaan obat, bahkan penyakit jantung. (prd/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar