Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Tak Hanya Menyehatkan, 3 Olahraga Ini Dapat Melatih Kemampuan Otak

Centre for ageing, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Olahraga dapat meningkatkan kemampuan otak Anda. Ini karena ketika seseorang menjadi aktif secara fisik, maka suplai darah ke otak juga akan meningkat. Alhasil, akan merangsang pertumbuhan dan perkembangan neuron baru serta penurunan mental. Nah berikut ini ada beberapa olahraga yang dipercaya dapat melatih kemampuan otak, berikut ulasannya:

 

Olahraga keseimbangan

Slackline, balok goyang, panjat tebing, atau olahraga lain yang menguji keseimbangan serta memaksa Anda untuk fokus dapat menghasilkan kesehatan otak yang lebih baik. Melansir dari Live Strong, Selasa (29/9/2021) Giselle Petzinger, M.D., asisten profesor neurologi klinis di Keck Medicine of USC mengatakan, jenis olahraga yang memiliki keterlibatan kognitif ini memaksa Anda untuk mempelajari keterampilan baru dan mengendalikan tubuh Anda di luar angkasa. “Ini meningkatkan keterampilan motorik dan sirkuit di dalam otak Anda.”

Yoga

Selain mengurangi stres, kecemasan dan sakit punggung, sebuah penelitian menyebutkan bahwa yoga dapat menyebabkan peningkatan materi abu-abu otak yakni tempat sebagian besar neuron otak berada. Bagian ini juga menjadi tempat kontrol otot, persepsi sensorik, memori dan pengambilan keputusan. Yoga juga melindungi otak dari beberapa penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia.

Selain itu yoga dilaporkan dapat meningkatkan aktivitas di amigdala, yang mengontrol emosi dan motivasi Anda, serta korteks frontal, yang mengontrol fungsi motorik, pemecahan masalah, spontanitas, memori, bahasa, inisiasi dan penilaian.

Lari

Petzinger juga mengatakan bahwa melakukan aktivitas kardiovaskular, seperti berlari atau bersepeda, dapat meningkatkan aliran darah ke otak. “Ini dapat meningkatkan faktor trofik, menciptakan lingkungan yang memungkinkan otak bekerja secara efisien,” kata Petzinger. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Brain juga menemukan bahwa berlari meningkatkan jumlah dan kompleksitas sel saraf yang menerima dan mengirimkan pesan ke sel, mengurangi peradangan pada jaringan saraf dan meningkatkan tingkat protein penting yang diturunkan dari otak.

Studi ini juga menunjukkan bahwa lari kecepatan ringan hingga sedang dapat mempertahankan fungsi kognitif, pelatihan intensitas sedang hingga tinggi bahkan mungkin memiliki kemampuan untuk meningkatkan otak. [rsf/esd]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar