Gaya Hidup

Tajin Palapa, Bukan Sumpah Palapa

Situbondo (beritajatim.com) – Namanya tajin palapa. Ini tak ada kaitannya dengan Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang masyhur itu. Namun tajin palapa memiliki kenikmatan yang layak diberikan sumpah setia.

Tajin palapa adalah makanan khas Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Bahan dasar makanan ini adalah bubur. Orang Madura di Situbondo menyebutnya tajin.

Namun berbeda dengan bubur ayam, tajin palapa tidak diguyur daging dan kuah kaldu. Sebagai variasi, ada tambahan sayur dan tahu maupun ‘hongkong’ yang dipotong-potong dalam ukuran kecil.

‘Hongkong’ adalah nama lain makanan Jawa bernama ote-ote. Ini makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu dan kombinasi sayur wortel dan udang yang digoreng.

Nah, setelah bubur, potongan kecil hongkong dan tahu maupun sayur sudah tersaji lengkap dalam piring, maka tibalah saatnya mengguyur dengan bumbu cair. “Bumbu ini perpaduan kacang, petis udang, petis ikan, dan belimbinh wuluh. Rasa agak kecut sebagai penyeimbang rasa berasal dari belimbing wuluh,” kata Agustini, salah satu konsumen.

Tajin palapa dijual dengan harga Rp 5 ribu per porsi. Uniknya, makanan ini hanya di Situbondo dan tak bakal ditemukan di Kabupaten Bondowoso maupun Banyuwangi yang berbatasan. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar