Gaya Hidup, Siapa Dia

Sukses Jadi Wedding Planner, Sosok Ini Ternyata Dokter

Surabaya (beritajatim.com) – Berbekal kerja keras, dr Dwi Wijaya tidak lantas berpuas diri. Ia sadar, kesuksesan hanya bisa diraih melalui kerja keras dan pengorbanan.

Dr Dwi Wijaya mengatakan memang sejak kecil ia mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter, namun ia juga ingin mengaktualisasikan minatnya di dunia entertainment dan kegiatan sosial.

“Sejak kecil saya telah dididik untuk menjadi pribadi yang mampu bekerja secara multitasking. Dan memang cita-cita saya tidak sekadar menjadi dokter, namun juga dapat melakukan aksi sosial untuk dapat membantu banyak orang di lini kehidupan lainya,” ucapnya.

Di sisi lain, kata dr. Dwi, juga ingin beraktualisasi dalam dunia seni hiburan. Ia menuturkan sudah sejak lama sebenarnya hasrat tersebut tak mampu dibendung.

“Awalnya saya memulai langkah dengan terjun sebagai wedding singer. Sembari jalan, saya juga merintis sebagai wedding planner. Inilah yang kemudian menjadi kisah awal usaha wedding planner saya berjalan,” lanjutnya.

Sebenarnya, tujuan awal dari merintis wedding planner hanya untuk membantu klien band  yang tidak pakai wedding organizer (WO) pada saat mereka menikah. Tapi, berlanjut semakin banyak calon klien yang ingin mendapatkan jasa wedding planner.

“Inilah peluang yang saya lihat. Akhirnya, wedding planner saya buat seserius mungkin. Mulai merekrut tim kreatif yang berisi anak muda, agar kepuasan dari klien tetap terjaga. Karena hemat saya, ketika klien puas dengan jasa saya, itu adalah pencapaian personal,” ceritanya.

Saat merintis usaha wedding planner melalui Maharagung Organizer. Ia dituntut harus mampu membagi waktu kerja. Antara profesi saya sebagai dokter, wedding planner, dan kegiatan sosial lainnya.

“Bisa dibilang, tidak ada ruang waktu untuk bersantai-santai. Kalaupun ada waktu libur atau senggang, itu juga saya manfaatkan untuk bertemu dengan klien wedding di Surabaya,” ungkapnya.

Alhamdulillah, masih kata dr. Dwi, saat ini wedding organizernya telah tumbuh berkembang dengan pesat. Dalam lima tahun pertama yang awalnya hanya punya 2 karyawan dan satu job wedding dalam sebulan. Kini, terhitung Wedding Organizer memiliki 30 karyawan inhouse, 120 freelance, dan tujuh anak perusahaan seperti, Symphony Entertainment, Royal Story Picture, Aurora Photobooth, Royal Draupadi Decoration, Grha Mahar Agung, Jayanegara Catering, dan Rajo Mudo Rendang.

“Perkembangan bisnis WO saya akhirnya bisa mendapat kepercayaan dari clien publik figure seperti bunda Anne Avantie, seorang designer terkenal di Indonesia. Lalu Aghnia punjabi, dan atlet Evan Dhimas. Dan saya juga pernah melayani klien yang berasal dari lingkup pejabat pemerintahan,” tambahnya.

dr. Dwi Wijaya juga menambahkan, untuk mendapatkan kesuksesan seperti dirinya. Harus membekali diri dengan mental pejuang. Tekad yang kuat dan konsisten.

“Tekad kuat dan konsisten yang saya maksud adalah, mampu bekerja secara profesional meski menjalani dua profesi yang berbeda. Konsisten adalah, sama-sama memberikan kemampuan yang terbaik, sehingga klien mendapatkan kepuasaan yang optimal. Selain itu, saya juga dituntut untuk mampu menjadi pendengar yang baik, eksekutor yang gesit, dan manajemen waktu,”imbuhnya.[way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar