Gaya Hidup

Stop Jadi People Pleaser, Lebih Baik Pikirkan Diri Sendiri

Unsplash

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang people pleaser akan merasa sangat sulit jika harus berkata tidak pada orang lain. People pleaser lebih sering menyenangkan orang lain dibanding menyenangkan diri sendiri.

Kendati berbuat baik itu penting, tapi menjadi people pleaser akan membuat Anda lelah dengan sendirinya. Hal ini juga karena Anda
membuang-buang waktu atau energi yang dimiliki. Sebagaimana dilansir dari webmd.com/mental-health berikut pertanda jika Anda adalah people pleaser.

1. Banyak minta maaf, padahal tidak salah

Kamu selalu minta maaf, bahkan terjadi setiap hari. Kamu merasa selalu siap disalahkan kendati itu kesalahan orang lain. Kamu berpikir, lebih baik meminta maaf daripada dimusuhi atau dibenci orang lain.

2. Perlu validasi dari orang lain

Ini terjadi saat seseorang merasa kurang pantas untuk sesuatu, seperti berhubungan dengan pasangan. Kamu percaya jika pantas disukai oleh seseorang jika mendapat persetujuan dan pujian dari orang yang bersangkutan.

3. Merasa bersalah usai lakukan sesuatu

Menjadi people pleaser artinya berkata “ya” pada setiap kesempatan, atau melakukan segala hal yang diminta orang lain terhadapmu.
Misalnya, saat hendak tidak datang ke sebuah acara, tetapi tetap datang. Pada akhirnya, merasa bersalah karena membuang-buang waktu, padahal kamu bisa mengisinya dengan hal bermanfaat.

 

Untuk bisa terbebas dari people pleaser kamu bisa memulai dengan keberanian untuk mengatakan “tidak”. Anda harus sadar dulu apa
penyebab keinginan untuk menyenangkan orang lain. Kemudian, tetapkan batasan dengan mengetahui apa yang diinginkan dan tidak diinginkan, serta apa yang kamu suka dan tidak suka.

Ketika berkata tidak, berikan penjelasan namun jangan berlebihan. Untuk menghindari menyakiti perasaan orang lain, bisa diawali dengan pujian dan akhiri dengan terima kasih. Kalian juga harus meminta maaf dengan bersungguh-sungguh dan tidak mengulanginya lagi.

Disamping itu, untuk validasi diri sebaiknya validasi dengan persetujuan yang berasal dari diri sendiri, bukan orang lain. Paling penting adalah menikmati kebahagiaan yang anda rasakan tanpa merasa bersalah. Kalau merasa senang, kalian tidak perlu kok menyenangkan orang lain. [dan/esd]



Apa Reaksi Anda?

Komentar