Gaya Hidup

Sosok Henry Limahelu, Bassist Boomerang di Mata Keluarga

Surabaya (beritajatim.com) – Dibalik kegarangannya di atas panggung saat bermain bass bersama Boomerang, ternyata Henry Limahelu adalah sosok penyayang keluarga.

Meski ia sudah menjadi musisi besar, tapi ia tak pernah lupa untuk berkumpul keluarga setiap manggung atau libur dengan pulang ke rumah sang orang tua di kawasan Kalongan, Surabaya.

Menurut sang kakak, John Fitzgeraald Limahelu, adiknya nomor tiga ini orangnya low profil dan tidak pernah sombong atau tinggi hati meski ia sudah menjadi seorang musisi besar. Setiap pulang ke rumah, ia tetap berkumpul dengan teman-teman kampung atau teman biasa ia bermain.

Karena sejak awal menjadi musisi, ia selalu diberi pesan oleh sang ayah untuk tetap rendah hati, komunikasi dengan temen-temannya pun tetap terjaga.

“Dia ini orangnya rendah hati sekali tidak pernah menunjukkan dia adalah seorang artis atau musisi, padahal teman-temannya di Jakarta juga artis besar. Dia selalu ingat pesan sang ayah jika ia tidak boleh menjadi sombong ketika sudah menjadi musisi besar,” ucapnya.

Diceritakannya, kegiatan Henry sejak pandemi lebih banyak bermain musik secara live streaming atau virtual, bahkan sebelum ia jatuh sakit dan meninggal, ia menyelesaikan 3 lagu pesanan dari salah satu musisi.

“Sehari sebelumnya dia habis menyelesaikan tiga lagu dan seharusnya pada saat dia jatuh esok harinya harus menyelesaikan satu lagu untuk seseorang namun keburu sakit sakit dan meninggal,” imbuhnya.

Sebelumnya, Hendry Limahelu dirawat selama sepekan di Rumah Sakit Husada Utama, Surabaya karena pembuluh darah pecah, sempat dioperasi dan membaik. Namun Sabtu (24/4/2021) pagi, Henry meninggal dunia. [way/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar