Gaya Hidup

Situs Lasem Gresik Konon Kantor Pajak Kerajaan Majapahit

Gresik (beritajatim.com) – Situs Lasem Gresik yang berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu konon merupakan bangunan kantor pengelolaan pajak di zaman Kerajaan Majapahit.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gresik, situs peninggalan abad ke 13 tersebut, terdapat bangunan batu berelief serta ada pula petilasan Mbah Ajek (Mbah Pajak).

Mbah Ajek merupakan petugas yang memungut pajak di area Kadipaten Sedayu, termasuk Gresik. Tokoh utama dalam situs ini memberikan pelajaran bahwa seseorang harus memiliki sikap ‘Ajeg’ dalam menjalankan sesuatu.

“Dia Mbah Ajek merupakan petugas pajak yang ditugaskan oleh Raja Majapahit,” ujar Juru Kunci Situs Lasem, Muhammad Mukhid, Senin (6/09/2021).

Ia menceritakan Mbah Ajek dulunya petugas pajak di Desa Lasem. Dulunya juga memungut pajak diluar desa tersebut. Tidak salah jika berjasa besar bagi masyarakat daerah Desa Lasem.

Keunikan dari situs ini, lanjut Mukhid, adanya relief pada dinding struktur yang berupa guratan gambar menyerupai tokoh pewayangan Jawa. Relief ini bercerita tentang kehidupan pada masa itu.

“Hingga sekarang masih ada dan tak pernah diubah. Apalagi situs ini sudah dilestarikan oleh BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Trowulan Mojokerto,” paparnya.

Kepala Desa Lasem Khoiri mengatakan, agar tetap dilestarikan, pemerintah desa membangun fasilitas di area tersebut. Ada pula area kolam renang wisata serta akses jalan yang bersih dan bagus.

“Bangunan aslinya tetap kita pertahankan, tak pernah kami ubah. Hanya di bagian luar kami bangun akses jalan agar jika ada tamu bisa nyaman,” katanya.

Situs bangunan aslinya masih tampak. Batu kuno masih tertata rapi. Selain kompleks kantor pajak, di sini juga ada bekas musala serta sumur yang masih dipertahankan keasliannya.

Khoiri menambahkan, sebenarnya pernah ditemukan prasasti bertuliskan aksara Jawa Kuno. Namun sayang, pada waktu penemuan sekitar tahun 70-an prasasti tersebut dibawa ke Jakarta, untuk keperluan penelitian dan pembacaan oleh ahli sejarah. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar