Gaya Hidup

Surabaya tempo dulu

Serunya Jalan-Jalan Menyusuri Tempat Historis di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Bicara gemerlapnya metropilitan, heritage Kota Surabaya wajib dieksplore ke publik. Lewat komunitas Mbois Suroboyo, para wisatawan asing maupun lokal bisa mengenal tempat sejarah di Kota Pahlawan lebih dekat.

Para wisatawan ini sejak pagi sudah berkumpul di satu titik yakni Makam Peneleh setelah diberi beberapa bekal informasi jika di kawasan tersebut banyak tempat sejarah yang bisa dikunjungi. Spot pertama yakni Sumur Majapahit yang konon katanya adalah peninggalan dari jaman kerajaan Majapahit.

Bahkan yang menarik, saat ditemukannya sumur tersebut, ketika digali terdapat beberapa tulang kerangka manusia. “Sumur ini masih aktif jadi masih mengeluarkan rembesan air dari tanah dan samping dinding. Dulu awalnya para penggali tanah ini sedang mengeduk tanah, lalu menemukan pipa Belanda dan beberapa kepingan tulang dan sumur ini,” ucap Kuncar Sono Prasetyo, Penggiat Mbois Suroboyo.

Bukan hanya diajak mengunjungi Sumur Majapahit,  Masjid Jami’ Peneleh pun menjadi jujukan wisatan. Diketahui Masjid Jami’ peneleh surabaya ini merupakan salah satu masjid peninggalan salah seorang Walisanga (Sunan Ampel), namun keberadaannya kurang dikenal kecuali warga Peneleh sendiri.

Masjid ini berdiri di tengah pemukiman padat penduduk, tepatnya terletak di Jalan Peneleh V nomor 41, Surabaya.  Masjid jami’ peneleh surabaya ini berdidiri pada sebidang tanah yang status Wakaf. “Ini adalah salah satu masjid yang cukup historikal juga di Surabaya. Banyak sejarahnya dan salah satu masjid unik juga yang patut dikunjungi,” imbuhnya.

Rencanya jalan-jalan bareng mbois Surabaya kembali akan diadakan dua minggu lagi di bulan Maret mendatanga, dengan lokasi yang berbeda. [way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar