Gaya Hidup

Sepele, Minum Sambil Berdiri Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Nigel Msipa,unsplash

Surabaya (beritajatim.com) – Kebanyakan orang memiliki kebiasaan untuk makan dan minum sambil berdiri, terkadang sembari diselingi aktivitas yang harus dikerjakan. Hal itu dirasa lebih menghemat waktu, terutama minum. Seseorang tidak akan sadar saat ia harus minum sambil berjalan-berjalan, atau saat berada di pesta pernikahan dan tidak ada tempat yang tersedia lagi.

Kebiasaan ini memang terlihat remeh, padahal, ada dampak buruk yang sedang mengintai. Minum sambil berdiri ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Air akan mengalir dengan tekanan saat kita minum sambil berdiri, yang menyebabkan tubuh kesulitan menyerap nutrisi dan berpengaruh pada pencernaan.

Dalam jangka waktu yang panjang, kesehatan perut bisa terganggu. Bahaya lain yang perlu diketahui akan kami jelaskan seperti di bawah ini.

 

Selalu merasa haus

Hal pertama yang akan kalian rasakan adalah haus tidak akan hilang meski kalian sudah minum banyak air. Ini karena tubuh dan otot yang tegang sehingga cairan sulit terserap. Oleh karena itu, duduklah dan minum sedikit demi sedikit.

Pencernaan terganggu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minum sambil berdiri akan mengganggu saluran pencernaan dalam jangka panjang. Air akan mengalir melewati usus dan langsung jatuh ke dinding perut, cipratan air di dinding perut itulah yang merusak dinding perut dan sistem pencernaan.

Resiko artritis

Artritis adalah gangguan pada sendiri yang disebabkan terganggunya keseimbangan cairan dalam tubuh dan menyebabkan terjadi penumpukan caira pada sendi. Artritis bisa berdampak peradangan, rasa sakit, bengkak, dan kaku pada sendi.

Batu ginjal

Tak hanya sendi, namun kesehatan ginjal juga dapat terganggu. Minum dengan berdiri membuat air mengalir dengan cepat menuju perut bagian bawah tanpa melalui proses penyaringan. Sehingga kotoran yang terkandung pada air akan menumpuk di kantong empedu, saluran kemih menjadi kacau dan bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada ginjal.

Ulser dan Heartburn

Yang dimaksud oleh ulser dan heartburn adalah terganggunya kumpulan serabut orot yang bekerja untuk menutup jalur pembukaan alamiah pada tubuh, serta sensasi terbakar di kerongkongan karena asam naik di perut akan naik ke atas. Hal ini dikarenakan air yang diminum dengan posisi berdiri akan menciprat ke area kerongkongan bagian bawah dengan cukup keras. User dan heartburn juga gejala utama dari refluks asam lambung (GERD) akibat isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Gangguan pengenceran kadar asam

Minum air putih yang dianjurkan 8 gelas dalam sehari, akan membantu tubuh untuk mengencerkan kadar asam di dalam tubuh. Tapi, ketika minum sambil berdiri, proses tersebut bisa terganggu. Oleh karena itu, minum sambil duduk bisa membuat kadar asam pada tubuh dapat diredam.

Tentunya kalian tidak menyangka bahwa hal sepele seperti minum sambil berdiri bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya. Maka dari itu, mulailah untuk mengubah kebiasaan ini.[mnd/esd]



Apa Reaksi Anda?

Komentar