Gaya Hidup

Seniman Gelar Teater Publik di Jalanan

Jember (beritajatim.com) – Suharsono alias Sony Cimot, seorang seniman teater, menggelar pertunjukan teater publik di jalanan sekitar kampus Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (13/1/2020).

Pertunjukan teater ini berjudul Perjamuan Sesa(a)t. Pertunjukan ini memiliki komposisi gerak, monolog, dan properti simbolis. Soni Cimot memainkan tubuh, menghadirkan monolog, dan olah properti simbolis.

Pertunjukan dimulai dari Jembatan Jawa, Bundaran Halmahera, dan berakhir di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember. “Pertunjukan ini bertujuan mengkritisi kebijakan budaya yang belum jelas di Jember sampai saat ini,” kata anggota Dewan Pakar Dewan Kesenian Jember Ikwan Setiawan.

Ikwan mengatakan, para seniman di tingkat bawah sedih, karena harus berjuang sendiri untuk mengembangkan dan memadukan kesenian mereka. “Padahal mereka dijamin UU Pemajuan Kebudayaan Tahun 2017,” katanya.

Sampai saat ini Pemkab Jember juga belum mengirim Pokok-Pokok Pikiran PPKD) yang merupakan amanah UU Pemajuan Kebudayaan kepada semua pemerintah daerah. Pemkab Jember belum memiliki cetak biru pariwisata, sehingga para pelaku budaya berjalan sendiri-sendiri. Padahal Jember sudah punya peran slogan Jember Kota Wisata Berbudaya.

“Pertunjukan teater publik ini mencoba mengungkapkan ke publik bahwa ada hal-hal yang belum beres dalam kebijakan budaya,” kata Ikwan. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar