Gaya Hidup

Seleksi Kacong Cebbing Sampang Gagal karena Problem Anggaran

Kacong Cebbing Sampang tahun lalu. (dok)

Sampang (beritajatim.com) – Dampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) sangat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Mulai dari faktor sosial, ekonomi, hingga budaya.

Terbaru, kegiatan yang dinanti-nanti oleh muda-mudi yakni seleksi Kacong Cebbing (Kecap) Tahun 2020, ditiadakan karena anggaran untuk para calon duta wisata itu dialihkan untuk penanganan Covid.

Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Imam Sanusi mengaku sudah merencanakan untuk proses seleksi Kaceb. Namun, hal itu tidak bisa terealisasi karena anggarannya tidak ada. Pihaknya berjanji akan merencanakan seleksi Kecap tahun depan.

“Anggaran kita sudah habis kena rasionalisasi. Termasuk juga seleksi Kaceb,” kata Imam, Rabu (5/8/2020).

Imam menyampaikan, seleksi Kecap ini sebenarnya sangat membantu terhadap tingkat kunjungan wisata di kota Bahari. Sebab, tugas utama mereka adalah sebagai pemandu wisata, seiring dengan program pemerintah setempat untuk mengembangkan destinasi wisata.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni menyayangkan jika seleksi Kaceb ditiadakan. Sebab, program Kaceb dilombakan ditingkat Provinsi dan Nasional. Dalam kompetisi tersebut juga bisa menjadi ajang promosi potensi daerah.

Pria yang akrab disapa Fafan itu mengusulkan, agar Pemkab tetap menggelar seleksi. Caranya, tidak perlu dilakukan sesuai dengan standar. Misalnya, seleksi hanya dengan wawancara. “Tergantung bagaimana mensiasatinya termasuk cara seleksi dengan mengunakan sistem daring,” tandasnya. [sar/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar