Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Selain Minyak Kelapa Ini 4 Minyak Goreng Paling Sehat, Sudah Tahu?

rodnae-productions, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Minyak goreng menjadi bagian penting dari diet sehat karena merupakan sumber utama asam lemak esensial dan vitamin E. Selain itu minyak goreng juga kaya akan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal yang merupakan jenis lemak sehat yang dibutuhkan tubuh. Namun Anda juga perlu mengetahui minyak mana saja yang paling sehat, berikut daftarnya seperti dilansir dari Self, Jumat (8/10/2021):

 

Minyak kanola

Jenis minyak ini kadang mendapat rating buruk karena dikaitkan dengan makanan yang digoreng. Namun tidak sepenuhnya benar, Elizabeth Ann Shaw, MS, RDN, CPT, profesor nutrisi di Universitas Bastyr, mengatakan, titik asap minyak canola yang tinggi yaitu 400 derajat Fahrenheit dan rasa netral memang membuatnya menjadi minyak yang sangat baik untuk menggoreng, tetapi juga dapat digunakan untuk memanggang. Karena memiliki rasa netral yang tidak banyak berpengaruh pada makanan, juru masak biasanya tidak merekomendasikan minyak kanola untuk menumis.

 

Minyak zaitun extra-virgin

Lisa Sasson, M.S., R.D., profesor klinis studi nutrisi dan makanan di NYU Steinhardt, mengaku terobsesi dengan minyak zaitun extra-virgin. Hal ini karena terdapat lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Lisa juga menjelaskan bahwa banyak perbedaan antara minyak zaitun extra-virgin dengan minyak zaitun biasa. Salah satunya, memiliki titik asap yang relatif rendah, yakni 325 hingga 375 derajat Fahrenheit.

 

Minyak alpukat

Mungkin jenis minyak ini agak asing di telinga Anda, namun menurut Lisa banyak koki rumahan di Amerika Serikat yang memakai minyak alpukat. Hal ini karena minyak alpukat dikemas dengan lemak tak jenuh tunggal yang sehat untuk jantung, hampir setara minyak zaitun. Selain itu memiliki titik asap yang tinggi, yakni 375 hingga 400 derajat Fahrenheit dan memiliki rasa yang netral.

 

Minyak sayur

Minyak sayur sejenis dengan minyak kanola, jenis ini biasanya dibuat dari campuran minyak nabati, seperti kedelai dan kanola. Minyak sayur juga dinilai serbaguna, diproses secara kimia, beraroma netral, murah, dan memiliki titik asap yang sama tinggi, yakni 400 hingga 450 derajat Fahrenheit. [rsf/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar