Gaya Hidup

SDN Kebonagung 1 Porong Sukes Kenalkan Budaya Jawa pada Siswa

Sidoarjo (beritajatim.com) – Risi rasane yen ora ngerti budayane dhewe. Kalimat tersebut memberikan gambaran kepada kita semua sebagai orang jawa yang kurang paham terhadap budaya kita sendiri. Ada perasaan kurang enak (pakewuh) jikalau kita tidak mengenal dan memahami budaya asli jawa.

Bagaimana langkah kita dalam hal ini untuk mengenalkan budaya jawa kepada generasi penerus bangsa seperti halnya yang telah dilakukan oleh para siswa-siswi SDN Kebonagung 1 Porong belajar mengenal bahkan menabuh gamelan jawa.

Manusia selalu mengikuti perkembangan jaman, yang dulu-dulu sudah mulai ditinggalkan, jarang sekali melirik ke belakang. Padahal jaman dulu itu sebenarnya cerminan dari jaman sekarang. Tidak ada sesuatu itu mendadak ada jikalau bukan berasal dari proses jaman dulu menuju jaman sekarang.

Kendatipun demikian, perkembangan jaman sekarang inilah menjadikan mereka tumbuh sebagai generasi penerus yang tangguh, generasi handal di beberapa bidang, teknologi menguasai, generasi bertanggung jawab, generasi pelestari seni tradisi, generasi inilah yang mungkin akan mampu menjawab tantangan di masa depan.

Olah pikir, daya imajinasi memang sangatlah harus diawali mulai sejak dini. Olah rasa, feeling, ngrasa, peranan itu mengikutinya, selalu beriringan antara keduanya yang dibalut dengan apa yang namanya pendidikan. Pendidikan merupakan pertumbuhan dan perkembangan jiwa melalui proses pendewasaan seseorang yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak didiknya.

Semua orang butuh pendidikan, pendidikan dapat menentukan dewasanya seseorang, atau sukses tidaknya. Keluargalah proses manusia memulai pendidikan yaitu di rumah. Orang tua sangat berperan dalam proses pendidikan awal tersebut.

Pendidikan di sekolah juga tidak kalah penting perananya selain pendidikan keluarga. Dapat dikatakan sekolah adalah rumah kedua bagi seseorang yang akan menempuh dunia pendidikan. Dalam dunia pendidikan di sekolah melibatkan semua warga sekolah mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan guru, karyawan serta TU, penjaga sekolah, penjaga kantin, dan satpam.

Setiap harinya siswa-siswi berinteraksi satu sama lain. Hal inilah yang menjadikan karakter tumbuh dengan sendirinya. Selain kegiatan yang bersifat sosial, di SDN Kebonagung 1 Porong juga dikenalkan dengan kegiatan non akademik yaitu seni karawitan jawa yang lebih dikenal dengan gamelan jawa.

Bu Nuning selaku Plt Kepala SDN Kebonagung 1 Porong pada tahun 2021 ini yang sebelumnya dipegang oleh Bu Rudi sangat mendukung dan mensuport kegiatan tersebut, karena ekstra karawitan sudah dimulai dari tahun 2014 sampai sekarang. Bocah-bocah pelestari gamelan juga masih aktif sampai sekarang.

Pada tahun ini Bu Nuning akan berencana mengajak guru-guru dan karyawan sekolah untuk menabuh gamelan jawa. “Wong jawa aja nganti lali karo budhayane dhewe,” kata Bu Nuning.

Dengan semangat tinggi, secara otomatis rangsangan atau aura positif terhadap guru-guru akan terjamah juga. Begitupun juga dengan peserta didiknya akan lebih garang dalam menabuh gamelan jawa.

Pada masa pandemi Covid-19 ini mulai muncul dari bulan Maret 2020 sampai dengan Maret 2021 kegiatan ekstra karawitan beralih ke daring (dalam jaringan). “Memang agak sulit menyampaikan ilmu ke peserta didik karena hanya melalui handphone, akan tetapi semua tidak menjadi masalah akan adanya pembelajaran daring, meskipun daring pembelajarannya, peserta didik juga masih menerima ilmu karawitan dengan baik dan menghasilkan prestasi,” kata Murlan, pelatih ekstra gamelan SDN Kebonagung 1 Porong. [but]

Prestasi SDN Kebonagung 1 Porong di Masa Pandemi Covid-19:

1. Juara terbaik 2 Lomba Macapat Online Dewan Kesenian Sidoarjo tahun 2020 tingkat Kabupaten
2. Juara Favorit Lomba Macapat Online Dewan Kesenian Sidoarjo tahun 2020 tingkat Kabupaten
3. Juara terbaik Favorit Lomba Geguritan Online Jenggala Manik tahun 2020 tingkat Kabupaten
4. Juara terbaik harapan 2 Lomba Langgam Jawa Campursari Dewan Kesenian Sidoarjo tahun 2020 tingkat Kabupaten



Apa Reaksi Anda?

Komentar