Gaya Hidup

Grand Final Putra Putri Batik Pamekasan 2020

Sarana Promosi Batik Tulis Khas Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Ajang Pemilihan Putra Putri Batik Kabupaten Pamekasan, dinilai dapat menjadi sarana sekaligus wadah untuk mempromosikan batik tulis khas Pamekasan sebagai identitas budaya berbasis ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono disela kegiatan Grand Final Pemilihan Putra Putri Batik Pamekasan, di Mandhepa Agung Ronggosukowati Jl Pamong Praja Nomor 1, Jum’at (9/10/2020) malam.

“Batik merupakan salah satu potensi unggulan kabupaten Pamekasan, dan ajang (Pemilihan Putra Putri Batik) ini menunjukkan keseriusan pemkab Pamekasan dalam mengawal industri batik tulis di Pamekasan,” kata Totok Hartono.

Pihaknya menilai ajang tersebut harus menjadi wadah untuk mempromosikan batik tulis khas Pamekasan sebagai identitas budaya berbasis ekonomi. “Program ini harus terus kita perkuat agar batik tulis di Pamekasan, tidak hanya dikenal dalam skala nasional, tetapi juga di dunia internasional,” unykapnya.

Tidak hanya itu, ajang dalam rangka menemukan putra putri terbaik, berbakat, berkepribadian, intelektial, sosial dan spiritual di Pamekasan. Nantinya dapat melahirkan generasi baru dengan kualitas mempuni dalam berbagai sektor, khususnya dalam aspek sosial dan budaya.

“Kami berharap ajang ini dapat menjadi ekspresi, keras dan prestasi anak muda di Pamekasan. Sehingga sangat penting didukung dan diapresiasi guna melahirkan generasi cerdas dan berbudaya,” tegas pria yang akrab disapa Pak Totok.

Pada ajang Grand Final Putra Putri Batik Pamekasan 2020, terdapat sebanyak 20 orang tampil sebagai finalis, terdiri dari sebanyak 10 finalis putra, serta sebanyak 10 finalis lainnya putri. Mereka berhasil tampil sebagai finalis pasca dinyatakan lolos proses seleksi yang digelar sejak 27 September 2020 lalu.

Sementara untuk ajang tahunan tersebut, terdata sebanyak 112 orang mengikuti proses seleksi yang dipusatkan di Mandhepa Budaya kompleks rumah dinas Wakil Bupati Pamekasan. Jumlah tersebut terdiri dari sebanyak 48 peserta putra, serta sebanyak 64 peserta putri.

Dalam beberapa pekan terakhir, mereka harus menjalani proses seleksi untuk terpilih sebagai yang terbaik. Namun selama proses seleksi, akhirnya terpilih sebanyak 20 orang yang berhak tampil pada ajang Grand Final Pemilihan Putra Putri Batik Pamekasan 2020. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar