Gaya Hidup

Rombongan Konvoi SMK di Jombang Aniaya Dua Pelajar

Petugas Polsek Sumobito mendatangi sekolah yang muridnya menjadi korban penganiayaan, Kamis (8/4/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Selain mengganggu arus lalu lintas, rombongan konvoi pelajar SMK di Mojoagung Jombang juga berbuat ulah. Rombongan yang sedang merayakan kelulusan ini menganiaya dua pelajar lain yang sedang melintas di Jl Raya Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Kamis (8/4/2021).

Usai melakukan pengeroyokan, para pelajar yang mengenakan baju seragam sekolah bercat warna-warni ini lari tunggang-langgang menggeber kendarannya. Sedangkan dua korban ditinggalkan di pinggir jalan. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Puskesmas guna menajalani visum.

Sedangkan petugas dari Polsek Sumobito langsung berkordinasi dengan sekolah masing-masing pelajar. Yakni, SMK di Sumobito dan di Mojoagung. “Kedua korban sudah divisum. Selain itu juga dimintai keterangan. Saat ini polisi mengejar pelaku,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang AKP Hariyono.

Hariyono menjelaskan, dua korban adalah MA (17) dan MS (17). Awalnya, kedua korban pergi ke SMK di Sumobito untuk mengambil nomor ujian. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Vario. Setelah urusan di sekolah beres, korban pulang.

Nah, sesampainya di jalan raya Desa Kedungpapar, mereka berpapasan dengan konvoi pelajar SMK dari wilayah Kecamatan Mojoagung. Rombongan ini melaju dari arah selatan ke utara. Mereka menggebar sepeda motornya hingga menimbulkan suara bising.

Tiba-tiba rombongan konvoi tersebut menghadang korban. Lalu, mereka emukuli korban. Akibatnya, korban mengalami memar di kepala dan lecet di bagian tangan. Selanjutnya rombongan konvoi tersebut berjalan lagi ke arah Utara.

Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Sumobito untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kedua korban sudah dimintai keterangan. Selain itu juga sudah divisum. Kami sedang memburu pelaku,” kata Hariyono menegaskan. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar