Gaya Hidup

Sasar Warga yang Tak Bisa Liburan

Rolag Cafe Manjakan Pengunjung dengan Makanan Khas 3 Kota Wisata

Surabaya (beritajatim.com) – Aturan ketat di beberapa kota jujukan wisata seperti Bali, Jogja serta Bandung akibat kembali naiknya jumlah terpapar Covid-19 membuat sejumlah warga di Surabaya tak bisa berwisata ke kota-kota pusat destinasi wisata. Sedangkan di Kota Surabaya sendiri, kafe-kafe pun tak boleh menggelar keramaian jelang pergantian tahun.

Namun pembatasan itu tak membuat manajemen Rolag Cafe kehabisan ide. Mereka pun menyulap 3 cafe Rolag dengan nuasa kota wisata. Di setiap sudut-sudut kafe terpampang ornamen dan poster-poster tempat wisata di 3 kota jujukan wisata.

Seperti di Rolag Prapanca yang berada dekat kawasan Diponegoro Surabaya di setiap sudut ada poster besar candi Borobudur, monumen Tugu Jogja hingga vespa kuno. Di setiap sudut itu semua pengunjung bebas berselfi ria. Sebagai penunjang utamanya, Rolag Prapanca pun menawarkan menu nasi kucing yang harganya terjangkau yakni Rp 5.000 per bungkus, gudeg serta wedang uwuh.

“Kami ingin warga yang tak bisa berwisata bisa tetap mewujudkan mimpinya di Rolag Cafe. Mereka tinggal pilih hendak menikmati kuliner dan pemandangan kota wisata yang mana. Jika ingin melihat Bali maka cukup menikmatinya di Rolag Kayoon. Atau ingin ke Bandung maka tinggal menikmati di Rolag Karah yang di tepian sungai plus karedok yang siap kami sajikan,” ungkap Oka Suryawan, Marcom Rolag Cafe.

Nuasa yang berbeda memang terlihat di Rolag Kayoon yang sejak awal masuk disambut dengan Gapura Bali yang berdiri kokoh di pintu masuk. Kesan Bali semakin terasa saat menginjakkan kaki ke dalam area Rolag Kayoon karena alunan musik Bali diputar pada pengeras suara.

Tak hanya itu, penambahan ornamen-ornamen khas Bali dan juga photobooth yang dipasang di beberapa sudut. Terdapat pula menu khusus, seperti Ayam Betutu, Sate Lilit, Nasi Campur, The Beras Merah, serta Es Daluman yang dapat dicicipi dengan harga yang sangat terjangkau

“Event yang bertemakan “Rolag Staycation” ini digelar 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021. Agar semakin seru kami juga menggelar Photo Challlange di sosmed kami khusus untuk pengunjung. Harapannya, okupansi bisa lebih baik lagi, walaupun jumlah tamu kita batasi hanya 50 persen saja dari kapasitas yang biasanya,” tandas Oka. [rea/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar