Gaya Hidup

Revolusi Perempuan di Tengah Pandemi, Luncurkan Buku Antologi Cerpen ‘Labirin Perempuan’

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 membuat tugas perempuan semakian berat, pasalnya saat ini perempuan terutama seorang ibu menjadi tumpuan keluarga dalam menjaga kesehatan baik fisik maupun mental serta menjadi pusat pengaturan keuangan di tengah ekonomi yang lesu.

Di tengah semua tuntutan tersebut, ternyata terdapat 25 perempuan yanag mampu berevolusi menjadi perempuan yang lebih dari pada sekedar berkegiatan sehari-hari. 25 perempuan tersebut berhasil menghasilkan antologi atau buku kumpulan cerita pendek yang berjudul ‘Labirin 25’.

Buku Antologi ‘Labirin 25’ merupakan kumpulan cerpen misteri yang ditulis oleh 25 perempuan yang merupakan siswa dari Kelas Menulis Fiksi di Padmedia Publisher untuk batch 2. Kumpulan cerpen ini merupakan output dari kelas menulis dan sebuah usaha untuk berbuat lebih daripada rutinitas sehari-hari.

Antologi ‘Labirin 25’ pun diluncurkan dan dibedah hari ini secara daring melalui zoom meeting dan dihadiri oleh Oka Rusmini, Vika Wisnu dan Wina Bojonegoro sebagai narasumber bedah buku ini, Minggu (20/12/2020). Launching antologi ini pun didukung oleh beritajatim.com.

Wina Bojonegoro, selaku pendiri Padmedia Publisher dan narasumber hari ini, mengatakan bahwa cerpen yang dibuat oleh siswanya bukan sekadar tulisan. Namun dianggap sebagai salah satu cara yang cukup berhasil untuk mengatasi segala keruwetan psikologis dan fisik.

Wina mengungkapkan bahwa cerpen-cerpen tersebut merupakan upaya menyalurkan lahar panas dalam diri masing-masing penulis menjadi sebuah tulisan fiksi yang bergaya sesuai karakter masing-masing. Beberapa peserta pun baru kali ini menulis kisah fiksi, tetapi hasil tulisannya dianggapnya sebuah keberhasilan dari proses kreatif dalam sebuah kelas. Wina menambahkan bahwa perempuan harus juga menulis agar kaum perempuan harus bisa berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa, melalui menulis.

“Kompleksitas pemikiran perempuan bisa dijadikan tulisan, untuk itu melalui menulis perempuan bisa lebih mengenal diri, eksistensi diri melatih berfikir terstruktur,” ungkap Wina.

Vika Wisnu pun mengatakan bahwa meski cerpen yang ditulis oleh penulis perempuan pemula tetapi tulisan dalam antologi ini bisa bersaing secara ide dan orisinalitas. Meski bertema misteri, tidak semua dalam antologi ini merupakan cerita horor tetapi juga banyak yang menampilkan lika liku dan teror kehidupan.

“Cerpen-cerpen dalam antologi ini sangat bermakna, sebagai sebuah antologi penyusunan dari satu cerita ke lainnya sangat strategis dan tidak membosankan. kemampuan dan keberhasilan penulis dalam mengangkat cerita ini dalam bahasa yang orisinal,” tukas Vika.

Menitik beratkan kehidupan perempuan dan kompleksitas, Oka Rusmini mengatakan bahwa ini merupakan upaya revolusi perempuan agar dapat menetaskan memikiran dan perasaannya dalam sebuah karya literasi yang inovatif dan kreativas.

“Di tengah pandemi, aktivitas perempuan mengalami perubahan yang signifikan, perempuan menjadi tonggak keluarga di masa pandemi. yang diperlukan perempuan saat ini adalah revolusi yang bisa menggeluarkan inovasi dan kreasi. launching buku ini adalah waktunya renungan untuk melihat kembali peran perempuan dalam segala aspek kehidupan, perempuan menulislah karena dengan itu kita (perempuan) hadir dalam kehidupan ini,” ungkap Oka.

Salah satu penulis, Saptini Darmaningrum yang merupakan Direktur Bisnis PT Beritajatim Cyber Media menuangkan satu cerita misteri yang berdasarkan pengalaman nyata, berjudul Datuk Kadir. Ia mengatakan menulis cerita fiksi merupakan pengalaman baru dari kesehariannya, yang membantunya untuk terus produktif dan memiliki hari yang lebih menarik.

“Kegiatan saya sehari-hari itu jauh dari kegiatan sastra apalagi menulis fiksi. jadi buat saya menulis fiksi itu sulit, karena membutuhkan imajinasi. dengan menulis ini paling tidak otak saya tetap jalan, bisa menuangkan apa yang ada dikepala menjadi sebuah tulisan,” kata perempuan yang akrab disapa Nining ini.[adg/ted]

Berikut adalah daftar nama para penulis Labirin 25:
1. Dewi Purboratih
2. Dhian HP
3. EVie Anita
4. Haryuning AK
5. Ilah Tia

6. Metta Mevlana
7. Nurlayla Ratri
8. R.Wilis
9. Saptini Darmaningrum
10. Sarah Safira

11. Sari Koeswoyo
12. Sari Sahara
13. Sartini
14. Sih Lestari
15. Triana Damayanti

16. Vivi Dinatya
17. Vivid Sambas
18. Wahyu DP
19. Widha Kasban
20. Wina Bojonegoro

21. Windy Effendy
22. Yoni Astuti
23. Yulia Djajadi
24. Yuliani Kumydaswari
25. Zafira Nabila



Apa Reaksi Anda?

Komentar