Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Kuliner Khas Surabaya

Referensi untuk Pecinta Kopi yang Tidak Strong

 

Surabaya (beritajatim.com) – Kedai kopi kekinian kini menjadi satu tempat referensi baru bagi anak gaul metropolitan, seperti di kota Surabaya. Tuku kopi yang berada di kawasan SPBU di kawasan MERR Surabaya salah satunya. Kedai ini menyeguhkan inovasi baru ice coffe yang dikemas menggunakan kaleng.

Hal ini bukan tanpa alasan. Sang pemilik coffe shop ingin para pecinta kopi ini lebih ramah lingkungan.


Septiansyah, Vice President of Business & Operations Toko Kopi Tuku dalam pembukaan outlet barunya, Selasa (5/7/2022) mengatakan bahwa ada beberapa menu olah ice yang berbeda dengan biasanya yang diseduh dengan menggunakan gelas plastik. Ragam rasa tetangga salah satu minuman yang wajib dicoba dengan beragam varian. Misalnya Es Kopi Soda, Es Limun, Es Go Es, SKMJ, dan yang menarik perhatian adalah ice kopi panas.

Banyak pengunjung yang berpikiran jika Ice kopi panas adalah kopi panas yang diseduh dengan es batu, hal itu ternyata keliru. Ice kopi panas adalah perpaduan kopi hitam dengan ekstrak nanas, dikemas dalam kaleng mini.

“Awalnya minuman ini adalah sajian untuk pesta pernikahan saya, tapi pada akhirnya saya jual karena seduhan kopi hitam dengan ekstrak nanas ini cocok untuk para penikmat kopi, terutama wanita. Karena tidak terlalu berat seduhannya,’ ungkap Septiansyah.

Pemilihan buah nanas ini pun bukan tanpa alasan, pengalamannya sebagai penikmat dan peracik kopi sejak tahun 2008 membuat pria bertubuh tambun ini berani mengkombainkan rasa cita kopi dengan buah-buahan yang ada di area tropis Indonesia. Kombinasi buah dengan serat yang tinggi dan rasa kopi hitam ala kopi tuku sebagai brand yang siap untuk dijual.

“Bukan hanya sebagai bisnis saja, inovasi ini cukup lama. Mengkombinasikan buah apa yang cocok sebagai seduhan dalam secangkir kopi. Tercetuslah nanas ternyata rasa dan baunya cukup bagus,’ imbuhnya.

Soal harga mampu disaingkan dengan yang lain. Satu kaleng ice kopi panas dibandrol dengan harga 25 ribu rupiah.

Salah satu customer asal Surabaya, Puspitasari mengaku baru pertama kali mencoba menu kopi dengan campuran ekstrak nanas. Rasanya memang berbeda. Aroma strong kopi diblend dengan nanas lebih manis dan rasanya hampir sama dengan wine.

“Jika wine ektrak anggur ini nanas tapi enak cocok untuk lidah pecinta kopi kekinian dan yang tidak suka terlalu strong kopinya,” katanya.

Sekadar diketahui, tahun 2021 Toko Kopi Tuku melangkah pertama kali ke luar wilayah Jabodetabek dan membuka toko di Gubeng, Surabaya. Pelopor es kopi susu dengan gula aren dari Jakarta Selatan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi di Surabaya. Es Kopi Susu Tetangga, menu yang mengawali jejak Toko Kopi Tuku dalam
memperkenalkan rasa kopi dengan gula aren kepada masyarakat sebagai bentuk cita-cita untuk ikut serta dalam meningkatkan konsumsi kopi di Indonesia, semakin nyata. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar