Gaya Hidup

Ratusan Pelajar Beradu Bakat di Hotel Horison Yusro

Salah satu peserta lomba menyanyi sedang unjuk kebolehan di hall Hotel Horison Yusro Jombang, Sabtu 25/10/2019). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Ratusan pelajar SMA/SMK di Jombang beradu bakat di hall Hotel Horison Yusro, Sabtu (26/10/2019). Mereka mengikuti aneka lomba, diantaranya menyanyi, mencipta dan membaca puisi, serta lomba fashion.

Acara dalam rangka memperingati HUT ke-74 Jawa Timur tersebut digelar oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Hotel Horison Yusro. Tentu saja, sejak pagi, hall hotel yang berada di Jl Soekarno-Hatta No 25 Jombang tersebut dipenuhi pelajar.

Secara bergantian mereka tampil di atas panggung. Mulai lomba baca puisi, fashion, hingga menyanyi. “Alhamdulillah, animo pelajar untuk mengikuti acara ini sangat tinggi. Masing-masing lomba diikuti lebih dari 40 peserta,” ujar Kepala Cabdisdik Wilayah Kabupaten Jombang Fathurrahman di sela acara.

Fatkhurrahman mengatakan, sedianya acara tersebut dilaksanakan pada 22 Oktober 2019, namun karena ada sesuatu hal akhirnya diundur. Dalam acara itu, pihaknya menggandeng Hotel Horison Yusro. “Ini dalam rangka memperingati UT ke-74 Jawa Timur,” ungkapnya.

Para siswa SMK sedang menyervis sepeda motor secara gratis

Apa tujuan aneka lomba tersebut? Fatkhurrahman menjelaskan, acara itu untuk menggali potensi seni di tingkat pelajar. Sehingga potensi yang muncul di siswa SMK adalah kemampuan akademik dan non-akademik. Walhasil, para pelajar di Jombang sangat antusias untuk mengikutinya. Di depan dewan juri dan juga penonton, para peserta menampilkan bakat-bakat yang mereka miliki.

Selain aneka lomba, sambung Fatkhurrahman, pihaknya juga membuka delapan stand servis gratis yang teknisinya merupakan siswa SMK. Stan-stan tersebut berderet di halaman hall Hotel Horison Yusro. Begitu dibuka, banyak masyarakat umum yang memanfaatkan momen tersebut. Mereka membawa sepeda motor miliknya untuk diservis secara gratis.

Animo masyarakat untuk mengikuti servis gratis tersebut juga sangat tinggi. Betapa tidak, dari target 50 kendaraan, yang datang untuk mendapatkan pelayanan tersebut tembus 70 kendaraan. “Ini untuk memberitahu masyarakat bahwa siswa SMK itu benar-benar memiliki kemampuan di bidangnya,” urainya. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar