Gaya Hidup

Pulau Selayar Bawean Tak Kalah dengan Pulau Merah Banyuwangi

Gresik (beritajatim.com)- Potensi wisata bahari di Pulau Bawean, Gresik tak kalah dengan daerah lainnya. Salah satunya adalah Wisata Bahari Selayar (WBS) yang berada di Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura. Pulau yang dikelilingi pasir putih itu, tak kalah menariknya dengan Pulau Merah Banyuwangi.

Selain dikelilingi hamparan pasir putih mirip lambang cinta kalau dilihat dari atas, di dasar laut pulau tersebut, juga ada batu karang mirip tulisan bismillah. Hal itu bisa dilihat saat melakukan snorkling di bawah laut.

Wisata alam itu tinggal sentuhan inovasi. Pasalnya, wisata baru di Pulau Bawean tersebut juga sangat cocok sebagai spot foto instagramable.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik, AH Sinaga menuturkan, WBS ini baru beroperasi dan akan dikembangkan lagi mengingat akses jalan ke tempat wisata itu masih perlu diperbaiki.

“Wisata Pulau Selayar atau dikenal WBS masih butuh sarana infrastruktur. Untuk itu, kami segera berkolaborasi dengan instansi lain guna mendorong wisata alam ini,” tuturnya, Rabu (9/6/2021).

Sementara Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) terkait dengan wisata WBS meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bisa memulai dengan bekerja di wilayah yang berjuluk pulau puteri ini. “Jadi kalau Pak Luhut (Menko Investasi) punya gagasan Work From Bali. Kami punya gagasan Work From Bawean,” ujarnya.

Alumnus Universitas Airlangga ini juga menyatakan bahwa perekonomian warga kepulauan juga harus dipikirkan pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Ia menambahkan, Pulau Bawean memiliki potensi besar khususnya destinasi pariwisata alam, kemudian juga ada potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kalau hotel dan penginapan di sini penuh pengunjung, maka oleh-oleh terjual, tiket kapal juga terjual, maka perekonomian akan tumbuh,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menyatakan setelah mengajak para OPD di Bawean, maka bisa dilanjut mengajak siswa-siswi yang hendak studi tour di pulau ini. “Disini potensi wisatanya tidak kalah dengan daerah lain, akan kita maksimalkan dari pengunjung lokal. Nanti Kepala OPD bisa kerja dan monitor layanan di kepulauan,” pungkasnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar