Gaya Hidup

PT XL Axiata Dukung Pengembangan Pariwisata Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jaringannya guna mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah, termasuk pariwisata. Keindahan alam yang hampir merata di seluruh daerah di Indonesia kini terus terangkat berkat keberadaan sarana digital sehingga dengan mudah tersebar ke masyarakat luas, termasuk hingga ke manca negara. 

Salah satunya, mendukung pengembangan wisata alam di Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi, merupakan daerah yang sukses mengembangkan potensi pariwisatanya dengan memanfaatkan sarana digital sebagai sarana promosi. Dulu Banyuwangi sebatas dikenal sebagai tempat penyeberangan ferry dari dan ke Bali.

Kini, daerah ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata popular, bertetangga dengan Bali. Sejumlah pantai-pantainya menjadi tujuan utama para peselancar dunia. Foto-foto keindahan alam dan budaya Banyuwangi wara-wiri di sosial media.

“Sepanjang 2017 trafik layanan data XL Axiata di Banyuwangi meningkat 92%. Kami yakin pertumbuhan trafik data di daerah ini akan terus tinggi di masa mendatang mengingat terus berkembangnya ekonomi daerah, dengan pariwisata sebagai salah satu penopang utamanya. Angka pertumbuhan trafik tersebut sekaligus menunjukkan semakin tingginya intensitas masyarakat dalam memanfaatkan layanan data XL Axiata seiring dengan peningkatan kualitas layanan yang terus menerus kami lakukan,” kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, Selasa (19/3/2019).

Saat ini, kata Yessie, pengguna layanan data XL Axiata di Banyuwangi mencapai 300 ribu pengguna dan ditopang oleh lebih dari 185 BTS 4G dan 315 BTS 3G. Jaringan 4G XL Axiata di Banyuwangi masih akan terus diperluas di tahun 2019 ini.

“Salah satu acuan bagi XL Axiata dalam peningkatan kualitas dan perluasan jaringan data ini adalah lokasi wisata yang terus berkembang pula, antara lain kawasan pantai pulau merah dan desa adat Osing,” katanya.

Keberadaan layanan internet cepat 4G dari XL Axiata juga sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan pendapatan melalui sektor industri kecil yang mendukung ekosistem pariwisata. Selain itu, pemerintah daerah juga bisa mendorong penggunaan layanan 4G untuk saranan belajar mengajar di sekolah, mendukung layanan kesehatan, serta berbagai layanan publik lainnya.

“Hingga saat ini jumlah pelanggan XL Axiata mencapai sekitar 54,9 juta pelanggan, dengan jumlah pelanggan data mencapai sekitar 82% dari total pelanggan, yang didukung dengan infrastruktur jaringan sebanyak lebih dari 118 ribu BTS termasuk lebih dari 81 ribu BTS data (3G & 4G) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia,”

“Serta jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 45 ribu km. Saat ini jangkauan layanan data 4G XL Axiata juga telah melayani sekitar 400 kota/kabupaten di Indonesia,” terangnya.

Yessie menambahkan, tahun 2019 ini telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 7,5 triliun. Sebanyak 80% di antaranya dipergunakan untuk membangun jaringan data berkualitas, termasuk di luar Jawa.

“Membangun jaringan hingga ke pelosok negeri searah dengan visi pemerintah yang berusaha melaksanakan percepatan pembangunan di segala bidang, dengan infrastruktur jaringan data dan internet cepat sebagai salah satu penopang utamanya.” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar