Gaya Hidup

Primadona Baru Turis Mancanegara: Desa Wisata Pujiharjo

Malang (beritajatim.com) – Desa Wisata Pujiharjo di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mulai jadi primadona baru turis mancanegara. Perlahan namun pasti, desa yang berada dekat dengan garis pantai Samudera Indonesia itu, dalam kurun beberapa tahun terakhir, makin diminati wisatawan luar negeri untuk mengisi liburan.

Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso menjelaskan, belum lama ini ada turis wanita yang datang jauh-jauh dari Jerman hanya sekadar untuk berlibur di desanya. Meski sang turis ini tidak lama, bule bernama Andrea Bremenkamp itu sangat terpukau dengan suasana di desa Pujiharjo.

“Namanya Andrea. Dia orang Jerman, semacam pemerhati lingkungan di Jerman. Sekarang kerjanya di Swiss, entah konsultan atau apa gitu. Katanya ke Indonesia sudah 11 kali. Dia punya anak asuh 8 orang di Sumatera. Mungkin ke sini (Pujiharjo) dapat informasi dari YouTube,” beber Hendik, Kamis (9/1/2020) sore.

Hendik menerangkan, saat berlibur di Pujiharjo, Andrea mengunjungi sejumlah destinasi. Hendik memanfaatkan kedatangan Andrea itu untuk mempromosikan Pujiharjo secara langsung.

“Awalnya kan lihat gereja tua yang ada disini. Kemudian ke pantai Sipelot dan muara air laut itu, dia suka dan sangat terkesan. Dia heran saat saya sampaikan tentang program desa disini. Kan dia datang sama guide-nya, berdua, bersepeda motor. Saya katakan disini desanya tidak pernah sepi, selalu saja ada kegiatan. Harapannya, dia bisa mengajak teman-temannya datang kesini. Dan dia sudah janji akan bawa teman-temannya kesini,” papar Hendik Arso.

Menurut Hendik, beberapa pekan kedepan pihaknya bakal kedatangan para mahasiswa dari Universitas Pelita Harapan Jakarta. Ada 370 mahasiswa yang akan datang ke Pujiharjo.

“Nanti nginap disini. Mereka memang mau melihat kehidupan masyarakat di desa itu seperti apa. Dari kampusnya bilang, mereka tidak boleh pegang handphone, masyarakat juga tidak boleh meminjami kendaraan. Nanti harus ikut ke ladang, kalau yang ke laut ya ikut nelayan, ada yang ikut ke kantor desa, pokoknya mengikuti cara hidup di desa,” Hendik menutup.

Sebagai informasi, Desa Pujiharjo berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat Kota Malang ke arah selatan. Desa berpenduduk 6.908 jiwa ini, punya luas wilayah 5.530 meter persegi. Desa Pujiharjo mempunyai dua dusun. Yakni Dusun Krajan dan Dusun Sipelot.

Panjang jalan desa secara keseluruhan mencapai 24.64 KM. Mayoritas warga Desa Pujiharjo bekerja sebagai petani dan nelayan. Dengan pemandangan alam yang eksotis dan jauh dari hiruk pikuk kota, Desa Pujiharjo memiliki spot wisata alam yang ciamik. Diantaranya yakni Pantai Sipelot, Air Terjun Pasir Putih (Wedi Putih), Pantai Tenger, dan Pantai Watu Kuwung.

Meski berada di pelosok Kabupaten Malang, pendapatan asli desa pada tahun 2018 lalu, mencapai lebih dari Rp 302 juta. Jumlah ini naik berlipat-lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya dikisaran Rp 100 juta saja. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar