Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Pisang di Ponorogo Panjangnya Capai 2 Meter, 1 Tandan Berisi Ribuan Buah

Wasis saat menunjukkan pisang jenis Raja Sewu miliknya. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Di Desa/Kecamatan Jambon Ponorogo ada buah pisang yang panjangnya mencapai 2 meter. Alhasil, dalam satu tandan pisang tersebut, berisi ribuan buah. Pisang yang tidak seperti biasanya itu milik Esa Siswanto, warga setempat.

Menurut Wasis, sapaan karib Esa Siswanto, pisangnya itu jenis Raja Sewu. Saat membeli bibitnya dulu, dikatakan padanya bahwa pisang tersebut memang memiliki buah yang banyak. Jika diukur dengan meteran, panjang tandan paling atas hingga ujung bawah mencapai 2,1 meter.

Bahkan, menurutnya, jantung pisangnya bisa sampai menyentuh tanah, jika Ia tidak terpaksa memotongnya. “Saking terlalu panjang, jantung pisangnya sengaja saya potong, biar tidak menyentuh tanah,” ungkap Wasis, Rabu (5/10/2022).

Wasis menceritakan bahwa pohon pisang itu Ia tanam sejak 2019. Hingga saat ini, pohon pisang tersebut sudah berbuah untuk kedua kalinya. Saat ini pun, di sekitar pohon pisang induk juga sudah tumbuh anakan dari pisang tersebut. Jika berbuah seperti ini, dirinya menopang pohon pisang tersebut dengan sebilah bambu supaya tidak roboh. “Saya topang dengan bambu, ya takutnya roboh,” katanya.

Meski buahnya mencapai ribuan, namun tidak semua buah pisang tersebut bisa dimakan. Berdasarkan pengalamannya terdahulu, pisang bisa dimakan hanya pada bagian atasnya yang berbentuk seperti pisang pada umumnya. Sementara untuk buah pisang seperti ke bawah sulit untuk dimakan karena bentuknya yang rapat.

Sehingga buah pisangnya tidak bisa tumbuh dengan sempurna. “Yang pertengahan ke bawah itu rapat sekali. Sehingga ukuran pisangnya sangat kecil, kira-kira seukuran ibu jari saja,” ungkapnya.

Wasis menambahkan, karena yang berbentuk sempurna atau seperti bentuk pisang umumnya hanya bagian atas. Sehingga kalau matang atau menguning juga bagian tersebut. Wasis mengaku saat matang itu, hanya diambil satu per satu. “Ya diambil yang matang saja satu per satu. Kalau semua dipotong ya sayang gitu,” katanya.

Dengan model pisang yang tidak seperti biasanya itu, pohon pisang milik Wasis menjadi tontonan warga. Dia juga mempersilahkan jika ada warga yang ingin mengambil pisang yang sudah matang. “Warga biasanya penasaran rasanya gimana, ya saya suruh ambil saja yang matang. Ada juga warga yang minta anakan dari pohon pisang itu,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar