Gaya Hidup

Pijet Bayi Tak Harus di Spa Baby

Surabaya (beritajatim.com) – Tak harus menghabiskan banyak waktu dan uang untuk pergi ke spa baby demi mendapatkan pijatan yang lembut dan mampu menstimulasi tumbuh kembang bayi anda. Sebab pijatan yang mampu menstimulus tumbuh kembang bayi sejak usia 0 hingga 3 tahun justru harus dilakukan oleh orangtua sendiri dan harus dilakukan setiap hari.

Hal ini diungkapkan oleh Gina Puspanti Anggraeni, Instruktur Pijat Bayi Bersertifikat Johnson’s, sebab yang paling penting adalah ikatan cinta antara ibu dan anak saat melakukan pemijatan itu.

“Boleh saja mengajak bayi ke spa khusus tetapi itu sifatnya hanya variasi yang paling penting adalah yang dilakukan di rumah setiap hari. Tentunya dengan gerakan yang sederhana dan benar,” jelas Gina dalam acara “program Sentuhan Cinta dan Lokakarya Pijat Bayi’ di Ibis Style Surabaya, Sabtu (6/4/2019).

Gina menyebutkan ada 5 bagian yang harus mendapat pijatan mulai dari area wajah, perut, tangan, kaki dan punggung. Gerakannya pun simplendan mudah dipraktekkan ibu-ibu di rumah. Pemijatan dilakukan saat pagi hari sebelum mandi dan saat malam menjelang bayi tidur malam.

“Jangan lakukan pemijatan saat bayi sakit, batuk atau flu. Usahakan melakukan pemijatan setelah bayi bangun dan tidak dianjurkan dilakukan usai bayi kenyang,” bebernya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh dr. Dyah Retno Wulan,Sp.A, Dokter Spesialis Anak menjelaskan Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh bayi dari stimulasi sentuhan melalui pijat bayi, terutama selama periode emas.

Pada periode ini, jika pijat bayi dilakukan secara rutin, maka dapat membantu bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal karena banyaknya manfaat yang didapat seperti, memperlancar peredaran darah, memperlancar pencernaan bayi dengan menambah nafsu makan, mencerna dan menyerap makanan sehingga membantu menambah berat badan bayi, membantu bayi untuk relaksasi sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak dan lama serta membantu meredakan ketidaknyamanan di saat mengalami kolik atau sedang tumbuh gigi, memperkuat massa tulang, dan memperkuat ikatan emosional bayi dengan orangtua karena melalui pijat bayi maka hormon oksitosin bayi dan ibu meningkat.

“Dan seperti yang kita ketahui bahwa hormon oksitosin adalah hormon yang membuat manusia merasa nyaman dan dicintai. Sehingga, pijat bayi tidak hanya memberi manfaat yang besar terhadap bayi itu saja, melainkan juga terhadap si ibu,” jelas dr. Dyah.

Sedangkan Wynne Lukman, Brand Manager Johnson’s mengaku sudah lama mereka melakukan edukasi pijat bayi bagi para orangtua sebab ini penting sehingga edukasi pijat bayi ini dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Indonesia.

“Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen jangka panjang kami dalam membantu bayi untuk memiliki kesempatan hidup yang sama melalui ‘pijat bayi’ yang terbukti memberikan berbagai manfaat positif, baik bagi emosional maupun fisik sang bayi,” tandasnya.[rea/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar