Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Petrokimia Gresik Raih Propernas Emas Berkat Kelola Literasi Peternak Sapi

Gresik (beritajatim.com) – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepincut dengan pengelolaan lingkungan peternakan sapi terintegrasi, atau Literasi program CSR yang dijalankan Petrokimia Gresik (PG) di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Keberadaan program itu, secara tidak langsung melahirkan inovasi sosial yang mampu menjawab beberapa permasalahan pada peternak sapi Desa Sumbersari. Adanya literasi tersebut juga mendorong local hero menciptakan program yang insklusif untuk kesejahteraan masyarakat desa setempat dan sekitarnya.

Atas dasar itu, Kementrian KLHK mengganjar PG mendapat Propernas Emas (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Tingkat Nasional) karena mampu memberikan nilai tambah atas segala permasalahan peternak sapi yang selama ini menjadi momok

Tomi Distianto, local hero dalam program Literasi menuturkan, dirinya dan masyarakat Desa Sumbersari merasakan adanya perubahan yang signifikan sejak tahun pertama pembinaan hingga kini.

“Dari peternak yang hanya tahu merumput setiap hari kini mengerti soal silase dan fermentasi, dari peternak yang menumpuk kotoran ternak dan hanya menjadi limbah kini berkembang produktif mengubahnya menjadi berkah,” tuturnya, Rabu (28/12/2021).

Melalui literasi ini lanjut dia, anggota yang tergabung semula menganggap beternak sapi bukan lagi sebagai kerja sambilan. Sehingga, mereka lebih fokus dalam mengembangkan usaha ini untuk peningkatan kesejahteraan.

“Dengan demikian, upaya regenerasi peternak sapi juga berjalan otomatis,” ujarnya.

Literasi juga melahirkan tabungan limbah ternak, produk media tanam, serta kemudahan membayar premi Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS/K) yang dapat melindungi usaha peternak. Dimana limbah yang disetorkan kepada Bank Literasi ditukar dengan rupiah yang dapat digunakan untuk membayar premi asuransi.

Sedangkan tabungan limbah ternak itu sendiri digunakan sebagai bahan baku media tanam / pupuk kompos yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman hortikultura. Selanjutnya, hasil panen dari tanaman hortikultura diolah menjadi produk jamu dan katering yang dapat dijual langsung ke konsumen.

Terkait dengan ini, Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satryo Annurogo menyatakan capaian ini merupakan buah kerja keras dalam membangun kelestarian lingkungan.

“Apresiasi ini tentunya semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik adalah perusahaan yang ingin terus maju dan sustain dalam memberikan berkah bagi masyarakat sekitar serta peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Di tahun 2021 ini, Petrokimia Gresik berhasil meraih Propernas Emas bersama 46 perusahaan lainnya. Perusahaan tersebut dinilai memenuhi kriteria oleh Kementrian KLHK. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar