Gaya Hidup

Pesan Temuan Prasasti Tertua di Bojonegoro Sudah Tak Terbaca

Sumber dari laporan kegiatan inventarisasi warisan budaya di Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Prasasti Pelem yang secara administrasi ditemukan di Dusun Tugu, Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro diduga merupakan hasil temuan prasati tertua di Bojonegoro. Prasasti itu kini dijadikan tugu di perempatan jalan desa setempat.

“Kalau dari segi bentuk sih temuan cagar budaya berupa Prasasti Pelem yang tertua. Diperkirakan dari masa Airlangga atau sekitar abad ke 11,” ujar ujar Staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Deyana Nunung, Selasa (7/7/2020).

Dalam prasasti tersebut terdapat empat baris tulisan yang masih menggunakan aksara jawa kuno. Namun, tulisan tersebut sudah tidak bisa terbaca lagi karena sudah aus termaan usia. Prasasti tersebut ditemukan di Sungai Ganggang, Desa Pelem, sekitar 33 tahun silam.

Sesuai data dari laporan kegiatan inventarisasi warisan budaya di Kabupaten Bojonegoro menyebut, prasasti tersebut berbentu akolade dibagian atas. Bagian bahu agak lebar dan semakin mengecel ke bawah. Serta bagian paling bawah berbentuk balok sebagai tumpuan. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar