Gaya Hidup

Persana Bertekad Bangun Ekonomi Lewat Fashion

Surabaya (beritajatim.com) – Tiga  tahun berdiri Persatuan Pengusaha Busana (Persana) yang memiliki anggota para ibu-ibu desainer di Jatim ini akhirnya bisa unjuk gigi dibawah bendera Persana.

Tak sekadar merayakan eksisnya Persana sejumlah anggota dan pengurus pun meluncurkan karya terbaru mereka dengan tema “Kamini, Santika dan Baksa”

Ketua Persana Jatim Soesi Soekotjo mengatakan, sebenarnya Persana ini adalah sebuah asosiasi pengusaha busana yang isinya adalah para ibu-ibu kreatif yang menjunjung tinggi prekonomian daerahnya mereka.

” Kami mempunyai karya-karya yang bagus makanya saya buatkan konsep yang namanya Kamini, Santika dan Baksa. Itu adalah sebuah konsep menunjukkan bahwa wanita Indonesia yang cantik memiliki kekuatan dan mempunyai kreativitas tanpa batas yaitu ibu-ibu Persana,” tuturnya. Sabtu (01/02/2020)

Sejumlah nama desainer Jatim yang sudah kenamaan seperti Soesi Soekotjo yang juga Ketua Persana, Ulfa Mumtaza Owner Mumtaza Mode, Dewi Nurshanti Owner Saharaz Modest Attire, Lilik Sulamdari Owner Sulamd Boutique, Ratna Kusumawati Owner Kalasenja_studio dan Titin Sudarsa Owner Anaqa ikut ambil bagian dengan memamerkan karya terbaru mereka.

Menurut Soesi, kehadiran mereka di Jatim tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab kini industri busana naik hingga  60-70 persen setiap tahun, terutama untuk produk busana muslim.

“Untuk tahun ini busana muslim casual jadi trend dan penjualannya bagus. Sebab tahun 2020 jadi trend setter busana muslim di Indonesia. Dan yang banyak terjual jenis busna muslim di kisaran harga Rp 300-700ribu. Dan konsumen dominan usia 30 tahun ke atas,” tandas Soesi.[‍rea]





Apa Reaksi Anda?

Komentar