Gaya Hidup

Peringati HUT RI Ke-75, Mural Jalan Kampung Manyartegal Surabaya Libatkan Remaja dan Anak

Warga manyartegal melibatkan anak-anak dan remaja buat mural protokol kesehatan dan kartun di Jalan Manyartegal, Surabaya, Kamis (6/8/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Ada yang berbeda di kampung padat penduduk di Jalan Manyartegal, RW 12, Manyar Sabrangan, Mulyorejo, Surabaya. Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (RI) ke75, anak-anak dan remaja dilibatkan dalam kerja bakti mewarnai jalan. Hasilnya, membuat warga kampung lain yang melintas pun terinspirasi.

Bagaimana tidak, gambar mural yang dibuat tak hanya gambar biasa. Anak-anak justru membuat jalanan menjadi area bermain tradisional seperti engkle dan grobak sodor. Mereka juga membuat peringatan akan pentingnya protokol kesehatan sesuai kreasi anak dan remaja.

“Gambar mereka ini seakan mereka rindu akan kemerdekaan bermain bersama sebagai anak dan remaja. Yang terpenting adalah bagaimana cara kami menyampaikan protokol kesehatan juga bisa tersampaikan ke anak dan remaja di kampung. Terlebih kampung juga banyak pendatang, sehingga sosialisasi yang berbeda ini diharapkan bisa mengena ke seluruh warga,” jelas Ketua RT 01 RW 12 Manyartegal, Budiantoro kepada beritajatim.com, Kamis (6/8/2020).

Meski terkendala anggaran dan warga banyak yang enggan kerja bakti, warga Manyartegal tetap membuat sejumlah rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT RI kali ini. Bahkan, jalan sepanjang kurang lebih 500 meter ini dari RT 01 hingga RT 04 disulap menjadi berwarna-warni.

Bahkan sosialisasi juga menyasar pada bahayanya narkoba, pencurian sepeda motor dan miras. Langkah ini ditempuh dengan harapan juga bisa mendongkrak warga yang malas mengikuti kerja bakti agar tergerak hatinya.

“Tak hanya menghasilkan gambar mengingatkan pentingnya protokol kesehatan. Tapi anak-anak dan remaja juga membuat kartun dan bahkan mainan tradisional. Nantinya gambar mainan tradisional ini akan dipakai buat lomba dan juga bisa dipakai anak-anak tuk bermain. Supaya anak-anak tak jenuh belajar di rumah saja saat pandemi virus ini,” paparnya.

Diajak menggambar dan berkreasi, anak-anak mengaku senang. Seperti Arsyad pemuda Manyartegal yang menjadi pembuat sketsa gambar untuk mural di jalan ini. Menurutnya, menggambar seperti ini membuatnya bisa menyalurkan inspirasi dan menggambar adalah kegiataan kegemaraannya. “Senang diajak menggambar. Ya akhirnya kita gambar sesuka hati kami. Gambarnya memang agak susah tapi teman-teman bisa berkreasi seperti ini sudah bikin senang banget,” cetusnya.(man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar