Gaya Hidup

Perhatian Hal-Hal Ini Saat Ingin Berinvestasi dengan Obligasi

Pixabay

Surabaya (beritajatim.com) – Mendiversifikasi portofolio investasi adalah fungsi dari obligasi. Obligasi biasanya ditujukan kepada investor dengan modal yang banyak. Tetapi hal tersebut tidak semuanya valid. Sebelum membahas mengenai hal yang harus diperhatikan saat ingin berinvestasi dengan obligasi kita harus pahami dulu apa itu obligasi.

Jika Anda berinvestasi dengan obligasi, sama saja Anda meminjamkan uang kepada perusahaan atau negara, dan sebagai imbalannya, peminjam memberi minat pada jumlah modal yang kita berikan pada awalnya. Biasanya, ketika kita menutup investasi dalam obligasi, kita biasanya dapat memilih jangka waktu akhir tempo, dan kita tahu berapa banyak keuntungan yang dapat kita buat pada saat jatuh tempo.

Selanjutnya, obligasi memiliki jenis yang berbeda tergantung pada tujuan investor mereka. faktanya, saham memiliki resiko lebih besar dari pada obligasi.

Berikut hal yang harus diperhatikan saat ingin berinvestasi dengan obligasi, simak selengkapnya!
1. Obligasi adalah salah satu instrumen uang
Pada saat anda membeli obligasi, berearti sama saja anda meminjamkan uang anda kepada penerbit obligasi tersebut. hal ini sebelum membeli obligasi harus didasari 3 hal dasar yaitu tawaran pendapatan regular atau kupon, ada jaminan saat obligasi jatuh tempo mendapatkan kembali pokok pinjaman, dan mendapatkan verifikasi portfolio investasi.

2. Klaim asset dan pendapatan
Misalkan ada kejadian buruk misalkan penerbit obligasi bangkrut, hak penjualan asset dan klaim pendapatan tetap pada investor atau pemegang obligasi.

3. Penerbit obligasi
Gali informasi mengenai penerbit obligasi agar anda tidak mengalami kebangkrutan. Kemungkinan terburuk pada saat kita memilih penerbit obligasi adalah pada saat penerbit obligasi bangkurt nilai nominal yang tertulis tidak kembali.
Salah satu tanda jika penerbit gagal bayar saat jatuh tempo, penerbit tidak akan membayar, bisa jadi akan menunggak.

4. Cermati fitur obligasi yang ditawarkan
Sebelum pembelian komitmen emiten obligasi, perlu untuk memahami semua karakteristik serta kondisi dan kewajiban umum. Beberapa kewajiban “callable”, yang berarti bahwa emiten dapat menemukan tautan dan pinjaman dapat membayar sebelum berakhirnya jatuh tempo. Beberapa obligasi memiliki fitur ” step-up” di mana tingkat voucher meningkat pada awal masalah kewajiban ke tanggal yang telah ditentukan. [ptr/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar