Gaya Hidup

Pendakian Gunung Semeru Penuh Sejak Kembali Dibuka 1 Oktober

Gunung Semeru (dok Balai Besar TNBTS).

Malang(beritajatim.com) – Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan pada pekan pertama pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Semeru tiket yang disediakan sudah habis terjual.

Hanya hari pertama saja pada pembukaan Kamis, 1 Oktober 2020 jumlah pendaki sekitar 16 orang. Namun, sejak Jumat, 2 Oktober hingga Senin, 5 Oktober 2020 kuota pendakian sold out alias terjual habis. Adapun kuota yang disediakan hanya 160 orang saja atau 20 persen dari kapasitas harian 600 orang.

“Di hari pertama hanya 16 orang. Kemudian full booked mulai tanggal 2 hingga 5 Oktober 2020 untuk kuota 120 orang per hari. Rata-rata mereka warga Malang sini saja dan sekitarnya,” papar Sarif, Senin, (5/10/2020).

Sarif mengatakan pembatasan kuota pendakian dilakukan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. Untuk meminimalisir kontak fisik pendaftarannya secara online melalui laman bookingsemeru.bromotenggersemeru.org.

Batas lama pendakian yang diizinkan maksimalkan hanya 2 hari 1 malam. Di pintu masuk akan ada pengecekan suhu jika suhu 37.3 derajat celcius selama 2 kali pemeriksaan pendaki dilarang masuk. Pendakian yang diizinkan untuk yang sudah berumur minimal 10 tahun dan maksimal 60 tahun. Wajib menggunakan masker dan membawa cadangan minimal 4 buah masker.

Pendaki wajib menggunakan masker, mencuci tangan atau membawa hand sanitizer dan wajib menjaga jarak termasuk dalam pemasangan tenda. Selain itu, pendaki wajib membawa surat keterangan bebas ISPA. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar