Gaya Hidup

Pemohon Paspor Traveling di UKK Bojonegoro Tinggi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Tanjung Perak Kelas I di Kabupaten Bojonegoro perhari bisa melayani 75 sampai 100 pemohon paspor. Dari jumlah itu, pemohon paspor paling banyak untuk keperluan umroh. Selebihnya untuk keperluan traveling, pendidikan dan mengunjungi keluarga.

Supervisor UKK Kelas I Tanjung Perak di Bojonegoro Meylando Yoga Perdana mengatakan, pemohon paspor yang digunakan untuk ibadah umroh rata-rata 70 persen. Sisanya, 30 persen untuk keperluan tugas kantor, kuliah dan traveling. “Pemohon paspor yang digunakan untuk traveling ini mulai banyak,” ujarnya, Sabtu (2/3/2019).

Sehingga, negara tujuan, selain untuk kepentingan ibadah yakni di Arab Saudi yang paling banyak dituju adalah negara-negara Asia, seperti Malaysia, Singapura maupun Thailand. Hal itu juga dipengaruhi karena kemudahan akses sistem komunikasi. Selain itu, beberapa negara sedang banyak mengembangkan potensi wisata masing-masing. “Dulu punya paspor buat acara kampus. Ikut student summit,” ujar salah seorang remaja di Bojonegoro, Widyastuti.

Selain Widya, Vera Astanti juga mengaku pernah tertarik membuat paspor untuk melakukan liburan ke luar negeri. Hal itu dilakukan karena beberapa alasan, seperti mengejar promo tiket perjalanan, destinasi wisata maupun perjalanan yang sekarang lebih murah. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar