Gaya Hidup

Pembukaan Obyek Wisata Semeru, Pemkab Lumajang Manut TNBTS

Lumajang (beritajatim.com) – Wisata ke kawasan gunung Semeru oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih belum dibuka. Masih menunggu rencana penerapan tata kenormalan baru atau new normal pada sektor wisata. Pemkab Lumajang akan tetap patuh dan mendukung langkah pengelola Semeru.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan, pihaknya mendukung kapan dibukanya kembali masih menunggu keputusan resmi dari pusat. Dari hasil pembahasan rapat, nantinya TNBTS akan kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

“Prinsipnya semua sepakat dibuka kecuali pendakian ke Semeru, dengan catatan mematuhi protokol pencegahan Covid, semua harus mengikuti semua mekanisme, aturan dan cara-caranya,” jelas Bupati.

Kepala TNBTS,John Kenedie menjelaskan bahwa pembukaan wisata di sekitar TNBTS dibuka secara bertahap berdasarkan carriying capacity atau daya dukung. Hal ini karena mempertimbangkan faktor keselamatan wisatawan sehingga jumlah wisatawan nantinya akan dibatasi.

“TNBTS ini sesuai arahan Pak Dirjen kami akan membukanya secara bertahap berdasarkan carrying capacity atau daya dukung, kita buka 10-30% kalau nanti baik kita naikkan 40 maksimal 50%,” jelasnya.

John mencontohkan Bromo jika carrying capacity disepakati 20% maka wisatawan yang boleh berkunjung hanya 739 orang. Wisatawan yang berkunjung juga hanya boleh berasal dari zona hijau dan zona kuning.

“Carrying capacity kita kalau di Bromo, tadi disepakati 20% hanya 739, ini pun yang boleh hanya pada zona kuning dan hijau, kalau ada zona orange menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas,” terangnya. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar